Gelar Tabligh Akbar, Majelis Dzikir At-Thohir Pesawaran Berbagi Kebahagiaan

Penyerahan Santunan Majelis Dzikir At-Thohir Kabupaten Pesawaran.

Sumaterapost.co | Pesawaran – Majelis Dzikir At-Thohir Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung mengadakan tabligh akbar dan santunan yatim yang dilaksanakan di Yayasan Perguruan dan Pesantren Mathla’ul Anwar, Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong pada, Selasa (24/5).

Pada kesempatan yang sama, pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Pesawaran dikukuhkan oleh dikukuhkan oleh perwakilan Pengurus Pusat KH. Ki Agus Ridwan yang disaksikan oleh Ketua Majalis Dzikir Pusat Ustadz Syafwatillah Muhzaib, Stat Ahli Bupati Pasawaran Chabrasman, Kordinator Majelis Dzikir At-Thohir Provinsi Lampung Syamsir Firdaus, Ketua Majelis Dzikir At-Thohir Kota Bandar Lampung Ustadz Olfi Anwari, Camat Kedondong, KUA Kedondong, Kades Pasar Baru, pengasuh yayasan Matha’ul Anwar dan para jamaah.

Ketua Majelis Dzikir At-Thohir Pesawaran Ustadz Dede Nopriyan mengucap syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk menahkodai organisasi keagamaan sebesar Majelis Dzikir At-Thohir ini. Pengajar di Yayasan Matha’ul Anwar itu pastikan akan memberikan terbaik bagi majelis Dzikir yang digagas oleh Menteri BUMN Erick Thohir ini.

“Terima kasih telah menunjuk dan memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Majelis Dzikir At-Thohir Kabupaten Pesawaran, semoga kepengurusan ini semuanya berjalan dengan lancar,” kata Ustadz Dede Nopriyan.

“Insya Allah kita bisa memberikan terbaik bagi umat di Pesawaran lewat kegiatan tabligh akbar, Dzikir bersama dan bantuan buat anak yatim-piatu dan pondok pesantren serta masjid,” sambungnya.

Dikatakan Ustad Dede, salah satu cara untuk memperkokoh kesatuan umat dan menghidupkan silaturahmi adalah melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Olehnya itu, ke depan, Majelis Dzikir At-Thohir Pesawaran akan menggelar tabligh akbar, Dzikir bersama dan santunan anak yatim/piatu tiga bukan sekali di setiap Kecamatan.

“InshaAllah ke depan itu kegiatan seperti ini akan dilakukan di setiap Kecamatan dalam tiga bulan sekali. Majelis Dzikir At-Thohir ini tidak hanya bergerak di kegiatan keagamaan saja, tapi juga pada kegiatan-kegiatan sosial dan saat ini sudah kami lakukan yakni menyantuni ratusan anak yatim dan membantu dana buat masjid dan pondok pesantren,” ucapnya.

Selain kegiatan diatas, Ustad Dede juga memastikan kesejahteraan jamaah atau dalam hal ini para Ustadz dan ustadzah akan diperhatikan melalui peningkatan ekonomi mereka. Langkah tersebut, lanjut dia yakni menyesuaikan program kerja dengan pengurus pusat dan Pemerintah daerah.

“Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dalam hal ini jamaah Majelis Dzikir At-Thohir kami akan menyesuaikan dengan program-program pengurus pusat. Semoga ke depan sinergitas antara pengurus daerah, Provinsi, pusat dan khususnya Pemerintah daerah selalu berjalan baik,” ungkapnya.

Salah satu orang tua wali penerima santunan, Eli Meiliawati mengucap syukur atas bantuan yang diberikan Majelis Dzikir At-Thohir. “Alhamdulillah, semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak Erick Thohir yang selalu membantu anak-anak yatim/piatu. Semoga bapak selalu sehat dan sukses menjalankan tugas,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Chabrasman mengatakan, Pemerintah Pesawaran memberikan apresiasi tinggi atas hadir dan dilantiknya pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Pesawaran.

“Bapak Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf buat pengurus, karena beliau sedang ada tugas yang tak bisa ditinggalkan. Mewakili Pemerintah saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Majelis Dzikir At-Thohir atas terselenggaranya tabligh akbar dan Dzikir bersama,” ujarnya.

Menurut dia, lewat kegiatan seperti ini Majelis Dzikir At-Thohir sedang menaburkan kebahagiaan bagi orang lain, khususnya bagi anak yatim piatu, para alim-ulama, dan memberikan bantuan kepada masjid dan pondok Pesantren.

“Ini menjadi nilai tambah sendiri karena kegiatan ini dibalut dengan niat baik kita untuk berbagi kebahagiaan melalui pemberian bantuan untuk masjid, pesantren, para Ustadz/ustadza dan santunan untuk ratusan anak yatim,” ucapnya.

Chabrasman berharap, lewat kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini mampu memperkokoh kesatuan umat, serta membantu Pemerintah mensukseskan program kerja dan pembangunan di kabupaten bertajuk ‘Andan Jejama’ ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dan perlancar silaturahmi yang semakin erat sehingga rasa persatuan dan kesatuan itu guna mendukung, mensukseskan kerja pemerintah dan pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” jelasnya. (***)