GMKI & Kedua Mahasiswa yang Gagal Kuliah di Unila Meminta Bantuan ke LBH Balam

Sumaterapost.co – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diwakili oleh Sekfung Kemasyarakatan Fernandus Imannuel dan Anggota GMKI Rico Sinurat, Chrisan Natasya, pengurus komisariat Heksospol Yohanes Gerhard Pandiangan dan senior Juvent R Pakpahan mendatangi kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  Bandarlampung bersama dua mahasiswa yang gagal menjadi mahasiswa Universitas Lampung, Juliana Manik dan Ersyha Febriani, Selasa (17/10).

Kedatangan mereka ke kantor LBH Bandarlampung untuk berkonsultasi dan mencari solusi apa tindakan yang akan dilakukan terkait permasalahan yang menimpa dua mahasiswa yang batal menjadi mahasiwa.

Kedatangan mereka disambut baik oleh anggota LBH, setelah mengisi buku tamu mereka menceritakan kronologi terkait proses pendaftaran sebagai mahasiswa kepada anggota LBH tersebut lalu kemudian menyerahkan berkas-berkas berupa foto copy bukti pembayaran, SKHU, data borang kemahasiwaan dan kode etik.

Setelah mereka menerima berkas dua mahasiwa tersebut LBH Balam akan mengupayakan agar Juliana dan Ersyha mendapatkan hak nya kembali lalu meminta kepada Pengurus dan anggota GMKI Bandarlampung untuk mencari dan mendata mahasiswa yang bernasib sama dengan Juliana dan Ersyha, karena beredar kabar ada sekitar 20 mahasiswa termasuk mereka yang bernasib sama.

Setelah hal ini LBH beserta Juli dan Ershya akan mendatangi Ombudsman Lampung untuk berkonsultasi terkait masalah ini. Diindikasikan kasus ini berkaitan dengan masalah administrasi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here