Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sergai, Abaikan Tupoksinya

SUMATERA POST – SERGAI, Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati untuk masa Periode 2020-2025 hingga sukses terselenggaranya pelaksanaan Pilkada serentak 2020 , bulan Desember lalu meninggalkan kisah pahit untuk penanganan kasus Covid-19.

Pasalnya hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satupun pemangku jabatan di Kabupaten Serdang Bedagai peduli dan prihatin terhadap pencegahan dan penanggulangan Klauster Covid-19.

Kurang nya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Serdang Bedagai menimbulkan banyak aktivitas masyarakat yang tidak terkontrol dan hingga abaikan protokoler kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Dihal lain, saat Media ini melakukan kunjungan dan monitoring terhadap lokasi tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan khusus nya dari luar daerah, tidak ada dilakukan pembatasan dan lakukan prokes saat menuju ke kawasan wisata Pantai tersebut.

Baca Juga :  Hasil Rapat Pemdes Bakaran Batu Tetapkan LKD sebagai Negosiator Desa

” Banyak kerumunan massa dari pengunjung yang tidak menggunakan masker, dan ditambah lagi tidak ada nya Prokes Covid-19 sesuai yang di amankan untuk setiap kawasan wisata, menambah daftar panjang kurangnya dari Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) dari Tim Gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Serdang Bedagai.

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Tim Gugus Tugas Covid-19, tidak ada melakukan tutup sementara untuk kawasan tempat wisata ataupun melakukan pembatasan aktivitas masyarakat .

Baca Juga :  Lakukan Pengamanan,Brimob Polda Sumut Di Pelantikan Kepala Daerah Terpilih

” Hanya bahasa melalui Baliho yang di pasang tepat nya di persimpangan jalan menuju kawasan wisata Pantai Cermin, namun tidak ada tindakan untuk lakukan monitoring terhadap para pengunjung yang didominasi dari luar daerah kabupaten Serdang Bedagai”, ungkap Aris (43) saat dikonfirmasi terkait Tupoksi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Sergai.

” Tim Gugus Tugas Covid-19 hanya menyampaikan informasi atas pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 dan pasien yang terpapar Covid-19, namun kesemuanya itu juga perlu di pertanyakan atas valid nya DATA tersebut “, tambah Aris.

Tempat Pariwisata yang ramai dikunjungi banyak melakukan kegiatan yang melanggar protokol serta terjadinya kerumunan massa namun tidak ada pantauan dan monitoring dari Gugus Tugas Covid-19.

Baca Juga :  Direksi BPJAMSOSTEK Masa Bakti 2021-2026 Dilantik

Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, terkait adanya kerumunan massa di tempat kawasan wisata yang viral di Media sosial tidak dapat memberikan komentar atas kerumunan dan kurang nya monitoring Prokes.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kominfo Akmal yang juga juru bicara untuk Tim Gugus Penanganan Covid-19, juga enggan berkomentar saat di konfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp atas kerumunan orang di salah satu lokasi wisata Pantai Cermin. (*SARIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here