H.Adri Anggota DPRD Fraksi PKS Menjawab Isu yang Beredar Belakangan ini Terkait RT/RW

BENGKALIS, Sumaterapost.co – Honor RT/RW sebelumnya Rp 500ribu/bln. Awal tahun 2020 dinaikkan jadi 650ribu per bulan untuk RT dan 750ribu per bulan untuk RW dan sudah dibayarkan sampai bulan April (4 bulan).

Terus karena dampak wabah Covid 19, ada surat edaran 2 mentri (menkeu dan mendagri) yang menginstruksikan pemerintah daerah utk melakukan rasionalisasi anggaran belanja dipotong 50% (karena kondisi keuangan).

Kewenangan rasionalisasi anggaran ini sepenuhnya diberikan pada pemerintah daerah tanpa meminta persetujuan DPRD.

Hasil rasionalisasi itu mengakibatkan honor RT/RW dekembalikan menjadi 500ribu per bulan (sama dg sebelum kenaikan) dan efek lainnya juga honorer hanya dianggarkan utk 10 bln (tidak penuh satu tahun), biaya air dan listrik, tunjangan pegawai dll (ada 9 item yg terpotong).

Dengan kondisi itu, DPRD bereaksi dan mengundang pemerintah daerah / TAPD Pak Plh Bupati utk rapat Banggar DPRD dg TAPD.

Hasilnya atas permintaan Banggar DPRD disepakati Belanja Modal (Proyek) di Stop/tunda dulu sampai pembahasan APBD Perubahan utk memberikan ruang supaya Anggaran utk pelayanan (honorer dll yang 9 item tadi) dipenuhkan jadi 12 bln (satu tahun) dan dananya diambil dari belanja modal yg dibatalkan (prosesnya secara aturan baru bisa dilaksanakan di APBD-P, Ketok palu 28 Sept kemaren).

Adapun honor RT/RW, mulai Oktober (setelah ketok palu APBD-P) sudah dinaikkan lagi jadi 650ribu dan 750ribu per bulannya dan dianggarkan penuh selama 12 bulan.
Jadi isu 2 bulan raib Tidak dibayarkan itu tidak benar alias HOAX. Jelas H.Adri kepada wartawan Sabtu (03/10) yang lalu.(Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here