Haiza Rinsa Wakili Bupati Monev Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Sekolah

Sumaterapost, Lambar – Kasat Polisi Pamong Praja Lampung Barat Haiza Rinsa mewakili Bupati Parosil Mabsus melakukan Monitoring dan evaluasi Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Sekolah, Jum’at 10/09.

Sekolah yang dilakukan monitoring dan evaluasi yaitu :
– SDN Pekon Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS)
– Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Al-Hikmah Pekon Suoh Kecamatan BNS.
– TK Tunas Nusantara, Sekolah Ramah Anak, Pekon Tri Mekar Jaya Kecamatan BNS
– SMP Negeri 1 BNS
– TK Negeri Kecamatan Suoh
– SD Negeri Tugu Ratu Kecamatan Suoh
– SMP Bhakti Mulya Kecamatan Suoh.

Baca Juga :  Partinia Melantik 225 IWAPI Dari 15 Kecamatan Lambar

Dalam acara tersebut Kasat Pol PP Haiza Rinsa didampingi perwakilan Bappeda, perwakilan BPBD, Perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas Kominfo dan perwakilan RSUD Alimuddin Umar.

Sambutan Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus yang diwakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Lambar, Haiza Rinsa mengatakan “Kita dari Satuan Tugas (Satgas) covid-19 Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mewakili bapak Bupati Hi. Parosil Mabsus dan wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin ke Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) dan Kecamatan Suoh ini dalam rangka peninjauan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang sebelumnya dilakukan secara daring.

Baca Juga :  Partinia Melantik 225 IWAPI Dari 15 Kecamatan Lambar

Kita dari Satgas Covid Kabupaten, Satgas Kecamatan, Satgas Pekon dan Perangkat Daerah terkait, melihat langsung terkait Protokol Kesehatan (Prokes) di sekolah agar benar-benar dilakukan, jangan sampai ada yang tekena covid-19 klaster sekolah.

Kegiatan tatap muka tetap dilakukan, dengan peraturan kapasitas ruangan hanya boleh digunakan 25% dan waktunya dibatasi maksimal hanya dua jam.

Baca Juga :  Partinia Melantik 225 IWAPI Dari 15 Kecamatan Lambar

Harapannya agar kegiatan KBM tatap muka dapat berjalan terus dengan mengedepankan prokes covid-19, sehingga tidak terjadi penularan covid-19 klaster sekolah ataupun di desa-desa dan kecamatan, agar covid-19 saat ini cepat melandai dan kita dapat melakukan KBM tatap muka secara normal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here