Halek Efendi : Pemukulan tersebut akibat kurang nya komunikasi yang baik

Sumaterapost.co – Sumaterapost.co – Ketua LPK BP2LP2K Lampung Halek Efendi. ST angkat bicara terkait kasus pemukulan def collektor oleh nasabah pada 13/4 lalu, yang mengakibatkan def collektor mengalami luka serius di bagian kepala. Senin, (15/4).
Halek Efendi mengatakan hal tersebut Semestinya tak perlu terjadi antara debt kolektor dan nasabah, Jika kedua pihak memahami aturan yang mengikat, serta komunikasi yang baik.
“Semestinya tak perlu terjadi pemukulan nasabah terhadap def colektor. jika keduanya berkomunikasi yang baik dan memahami aturan yang mengikat, mungkin hal itu tak akan terjadi,” ucapnya.
Lanjutnya, “jika kita berpacu pada UU konsumen maka, Menarik atau mengambil hak jaminan tanpa prosedur yang sah adalah murni tindak pidana perampasan. Konsumen di atur oleh undang-undang perlindungan konsumen no 8 tahun 1999. Undang undang fiducia no 42 tahun 1999. PERMENKEU no 130 tahun 2012. PERKAP no 8 tahun tahun 2011. Tidak satupun aturan yang membenarkan menarik atau menyita hak jaminan secara paksa oleh oknum debt kolektor,” Urainya.
Masih ucap Halek, “Dalam kasus ini Aparat hukum semestinya bisa menyelesaikan kasus ini tidak sepihak kasus penganiyaan, Tetapi mestinya juga memproses kenapa hal ini bisa terjadi karena keduanya memenuhi unsur tindak pidana, Untuk mencegah hal ini tidak terulang mari sama-sama baik pelaku usaha, BPSK, dan kepolisian duduk bersama mana ranah kepolisian dan mana ranah BPSK dalam hal penyelesaian sengketa konsumen,” Himbau nya.
Bahkan kita masih ingat belum lama ini, di bandar Lampung juga pernah terjadi bahkan merenggut nyawa debt kolektor. (Ysm).
Baca Juga :  Rekonstruksi Lengkap Proses Penyantetan-Pembunuhan Anggota Dishub Najamuddin Sewang