Hari Sumpah Pemuda, PT ASDP Gelar Upacara Bendera di atas KMP Sebuku

Sumaterapost – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) gelar upacara bendera di atas KMP Sebuku dalam pelayaran reguler Merak-Bakauheni, Minggu (29/10/17).

Peringatan upacara itu selain, diikuti oleh direksi, karyawan PT ASDP dari Cabang Merak, Bakauheni dan kantor pusat, turut diikuti oleh pelajar tingkat dasar hingga menengah atas yakni dari SD MIN 1 Langon, SMP Negeri Satu Atap Cilegon, SMP Negeri 6 Cilegon dan SMA Negeri 4 Cilegon.

Tidak ketinggalan, para penumpang reguler KMP Sebuku yang bertolak dari Pelabuhan Merak juga turut mengikuti  kegiatan upacara Sumpah Pemuda tersebut.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi, selaku pembina upacara mengatakan, upacara bendera di KMP Sebuku untuk memperingati hari Sumpah Pemuda dilakukan untuk kedua kalinya di tahun 2017, sebagai wujud inisiasi PT ASDP dalam menumbuhkan kembali jiwa nasionalisme khususnya para generasi muda bangsa dalam bidang kemaritiman.

“Indonesia adalah salah satu negara maritim terbesar dunia, yang juga memiliki nenek moyang pelaut. Kepada generasi muda penerus bangsa, kita harus lebih mengenal kemaritiman dengan lebih baik agar bisa mencintai dan mulai membangun sektor maritim terutama dalam pengembangan sektor transportasi,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi disela kegiatan Sumpah Pemuda diatas KMP Sebuku kepada sumaterapost.co.

Dia mengatakan, dengan kondisi 2/3 wilayah Indonesia merupakan perairan, maka transportasi laut dan penyeberangan harus semakin kuat dan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.

Selanjutnya kata dia, peringatan 89 tahun Sumpah Pemuda menjadi momentum baik bagi bangsa Indonesia untuk selalu menjalin persatuan dan kesatuan bangsa dalam setiap lini kehidupan.

“Api semangat para pemuda yang pada delapan puluh sembilan tahun lalu berhasil mempersatukan Indonesia dari suku, agama dan kedaerahan harus tetap menggelora pada saat ini maupun masa depan. Kemajuan zaman dan teknologi saat ini jangan sampai menggerus nilai-nilai semangat, kerja keras, dan rasa kebangsaan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya insan muda generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here