Heboh, Diduga Korban Sengatan Listrik Ditemukan Tewas di Rumahnya

SumateraPost, Binjai – Warga Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak heboh, setelah mengetahui tetangga mereka, Diky Prianto, dalam kondisi terkapar tidak bernyawa di rumahnya, Sabtu (06/11/2021) sore.

Kuat dugaan pria 42 tahun tersebut meninggal dunia akibat tersengat listrik. Selain tidak ditemukan luka akibat tindakan kekerasan pada jenazahnya, polisi juga mendapati berbagai peralatan listrik berserakan di tempat itu.

“Dugaannya memang seperti itu. Korban meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik,” ungkap Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok, melalui Kasubbag Humas, Iptu Joko Sumpeno, Sabtu (06/11/2021) malam.

Baca Juga :  Sosialisasikan Penyakit Hepatitis Akut & PMK, Walikota Imbau Masyarakat Tebing Tinggi Tetap Waspada

Menurut Joko, jenazah pria malang itu ditemukan pertama kali oleh Rizki Tristian (12), tidak lain anak tetangganya. Bocah tersebut awalnya penasaran, karena menyadari rumah korban dalam keadaan kosong dengan kondisi pintu rumah terbuka.

Karena tidak kunjung mendapat jawaban dari Diky Prianto setelah berulang kali dipanggil, Rizki pun memberanikan diri masuk dan memeriksa keadaan dalam rumah korban.

“Nahas, begitu saksi masuk dan memerika kondisi rumah, dia justru terkejut melihat tubuh korban sudah terbujur kaku di lantai dapur rumahnya. Segera saja saksi berlari ke luar rumah, lalu berteriak dan meminta pertolongan warga sekitar,” ujar Joko.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Labusel Hadirin Acara Lomba Tata Tertib Administrasi Tingkat Kabupaten

Sebaliknya, sesaat setelah mendapat informasi penemuan jenazah, pihak kepolisian segera beranjak menuju lokasi kejadian, guna mengumpulkan dokumen visual, sejumlah barang bukti, dan keterangan para saksi mata.

“Hasil pemeriksaan di TKP, memang ditemukan bekas luka bakar di dada sebelah kiri. Sementara di sekitar jenazah korban didapati pula barang bukti tespen, kabel sepanjang 2,5 meter, cok sambung, dan kabel tunggal sepanjang 7 sentimeter, yang terlihat berserakan,” ungkap Joko.

Baca Juga :  DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Usai melaksanakan olah termpat kejadian perkara, pihak kepolisian selanjutnya mengevakuasi jenazah Diky Prianto dan membawanya menuju Puskesmas Securai, guna dilakukan proses visum et refertum.

“Saat proses olah TKP, kebetulan kita turut melibatkan petugas dari PLN Pangkalanbrandan. Didapati kejanggalan pada meteran rumah korban, yang tersambung langsung ke kabel listrik tegangan tinggi. Sehingga dugaan jika korban tersengat listrik, memang cukup kuat,” pungkas Joko. (andi)