HM Ali Yusuf Siregar Irup Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Kab. Deli Serdang

Lubuk Pakam, SumateraPost – Berdasarkan undang – undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, dinyatakan bahwa wilayah negara kesatuan republik indonesia, memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang berpotensi menimbulkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun manusia, seperti: gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan bencana – bencana lainnya.Disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar yang bertindak sebagai Irup pada apel dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah kabupaten Deli Serdang tahun 2020. Bertempat di alun-alun Pemkab Deli Serdang Senin, (9/11) Lubuk Pakam.

Turut hadir Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, Sik, Kasdim Mayor Inf. Toto Triyanto, Danbrigif 7 Rimba Raya, Letkol Inf. M. Faizal Nasution Sip, dan Danyon Armed 2 Letkol Arm Hendrik Setiawan dan juga Wadan Den Pom Dam/1BB. Didampingi Kasatpol PP, Suriyadi Aritonang , Kadishub Jannes Manurung, Ka BPBD Zainal Abidin Hutagalung,Dinsos Hendra Wijaya, peserta apel terdiri dari anggota TNI, POLRI, Pemkab, TAGANA Kabupaten Deli Serdang, PMI, Ormas Kepemudaan, Karang Taruna, dan Pramuka.

Dalam sambutannya juga, wabup mengatakan kita bersama-sama melaksanakan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Kabupaten Deli Serdang, yang tujuannya, adalah untuk meningkatkan koordinasi, integrasi, kesiapsiagaan dan sinkronisasi kita bersama, didalam menghadapi serta menanggulangi setiap bencana alam yang mungkin terjadi, sekaligus dimaksudkan, untuk menguji kemampuan dan keterampilan dalam memobilitasi sumber daya serta pengoperasian sarana dan prasarana yang dimiliki dalam menghadapi ancaman bencana yang sewaktu – waktu dapat terjadi.

Melihat kondisi yang demikian ini, maka kesiapsiagaan dalam mengantisipasi setiap bencana, sangatlah diperlukan. Kita tidak boleh lengah dengan kondisi ini. Sekalipun, saat ini, wilayah deli serdang berada pada kondisi yang aman, namun kita harus tetap siap siaga dan selalu waspada, apabila sewaktu – waktu hal itu terjadi. Sebab, kita menyadari, bahwa bencana alam memang tidak dapat ditolak, akan tetapi yang lebih penting dari itu, adalah bagaimana upaya kita bersama, untuk dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana alam atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana. Inilah paling tidak, upaya yang dapat kita lakukan, dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengantisipasi, apabila bencana alam itu terjadi di wilayah ini.

Karena itu, mari terus kita rapatkan barisan, seraya berdoa, semoga kabupaten deli serdang, terhindar dari bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here