Hujan Berkepanjangan, Banjir dan Longsor Hantam Sumber Air PDAM Pasaman

Pasaman Sumaterapost.co – Sejak pertengahan bulan oktober, saban hari hujan lebat terus mengguyur hampir semua wilayah pasaman, mengakibatkan banjir dan lonsor yang merusak berbagai fasilitas umum terutama sarana dan prasarana PDAM Tirta Saiyo Pasaman.

Ahmad Subur, ST Direktur PDAM Tirta Saiyo Pasaman mengatakan “sejak sebulan belakangan,sudah banyak Bak Intake dan Jaringan dibeberapa unit layanan,yang putus akibat banjir dan lonsor katanya Senin 9/11 saat ditemui awak Media Editor.

Direktur Muda ini menyampaikan,
Hari ini Bagian Teknik melakukan perbaikan di Unit Layanan Petok dan Unit Layanan Tigo Nagari.
Cekdam (Bendungan Air) dan Bak Intake Sumber Petok habis tertimbun lonsor akibat banjir yang terjadi kemarin Minggu 8 November 2020.jika cuaca bagus dan mendukung, dibutuhkan dua hari perbaikan dan pembersihan material banjir sehingga mengganggu pelayanan untuk pelanggan Petok sekitarnya.

Sedangkan di Unit Layanan Tigo Nagari, akibat meluapnya Batang Aia Tanang juga merobohkan Cekdam Sumber Air Malampah sehingga pendistribusian air kepada pelanggan di Kp Guguak terputus sampai sampai selesai perbaikan, untuk sementara petugas memakai karung goni berisi pasir sebagai penahan, diperkiran selesai hari ini atau besok kata Subur.

Ahmad Subur, ST juga menambahkan minggu lalu juga kami basitungkin melakukan perbaikan Pipa Dia 12 Inci di Unit Layanan Bonjol yang putus akibat banjir, yang mengakibatkan terputusnya penyaluran air kerumah pelanggan di Kp Caniago.

Begitu juga dengan Banjir yang terjadi 27 Oktober 2020 yang merusak Pipa Dia 10 Inci yang mengakibatkan putusnya jaringan pelayanan kepada pelanggan di Kp Belimbing, Kp Jambak dan Padang Laweh, Ganggo Hilia, Bonjol.

Di Unit Layanan Lubuk Sikaping juga terjadi kerusakan akibat meluapnya Batang Aia Sungai Landai yang menimbun Bak Intake Sungai Landai sehingga pendistribusian air kepada pelanggan di Jln Hamka, Jln By Pas (Pasa Benteng) dan Jln Beringin terganggu.

Selama musim hujan, kami menurunkan semua personil untuk antsipasi bencana,
Ini resiko kita memakai air permukaan sebagai sumber, jika musim hujan air jadi keruh dan lebih sering tertimbun lonsor.

Ini tantangan besar bagi kami menejemen, kedepan kami akan lahirkan inovasi inovasi baru untuk meningkatkan mutu air dan pelayanan.

Mohon maaf kepada semua pelanggan akibat terganggunya pelayanan,
Kedeoan Kami akan bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik tutup Ahmad Subur, ST.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here