IIB Darmajaya Juara II Nasional Bussines Plan Competition 2020 Unimed

SumateraPost, BANDARLAMPUNG – Lima mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil menjadi juara dua tingkat nasional Bussines Plan Competition (BPC) 2020 Universitas Negeri Medan (Unimed).

Kelima mahasiswa tersebut yakni Kiki Meyrisa Ardelia Lestari Prodi Akuntansi, Lidya Intan Permatasari Prodi Akuntansi, Carolline Ivanca Maurielle. S. Prodi Akuntansi, Thomas Wilson Sujanto Prodi Akuntansi, dan Dwi Margo Widodo Prodi Teknik Informatika. Kiki Meyrisa dkk dengan nama usaha Joy Tailor berhasil meraih nilai total 617 dalam kategori industri kreatif dibawah Universitas Hasanudin Makassar.

Kiki menuturkan Joy Tailor hadir sebagai usaha di bidang industri kreatif layanan jasa jahit yang bisnisnya telah berjalan 2 tahun. Namun dengan adanya Covid-19, dilakukan perubahan model bisnis dan layanannya. “Kami memberikan solusi agar dapat memudahkan customer untuk memdapatkan jasa jahitan di tengah dampak Covid-19 melalui website dan media online serta memberikan pemahaman di bidang fashion,” ungkapnya.

Menurutnya, Joy Tailor memiliki layanan jasa konsultasi desain/model secara online/offline, layanan jasa antar produk jadi, dan memberikan pengetahuan mengenai pemilihan kain berkualitas dengan menyesuaikan budget.
“Kami juga memberikan notifikasi kepada customer mengenai informasi tahapan proses penyelesaian satu pakaian, memberikan edukasi mengenai cara mengukur untuk membuat suatu pakaian, memberikan pelatihan menjahit sebagai pengenalan kepada masyarakat,” bebernya.

Lidya Intan menambahkan proses pembuatan proposal dan bimbingan sekitar 1 minggu. “Setelah proposal diajukan, kita lolos babak final diminta presentasi melalui pitchdeck,” ungkapnya.
Pembuatan proposal, kata Intan, dibimbing oleh Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) IIB Darmajaya. “Bisnis Joy Tailor ini memang sudah jalan sebelum ikut BPC di Unimed,” tuturnya.

Sementara, Kepala Inkubitek dan Career Center sekaligus Dosen Pendamping, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., mengatakan Kiki dkk merupakan mahasiswanya dalam kuliah kewirausahaan yang telah menjalankan usaha tersebut sekitar 2 tahun. “Target kami mengikutsertakan mereka dalam kompetisi untuk mendapatkan pengalaman caranya pitching dengan investor sehingga mereka terbiasa mempresentasikan bisnisnya untuk pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Lilla berharap setelah menang, Kiki dkk dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan usahanya. “Selain mengembangkan bisnisnya, kami juga berharap mereka bisa memberdayakan lingkungan sekitar. Menambah lapangan kerja atau dengan meningkatkan kemampuan orang lain untuk bisa mandiri, contohnya dengan memberikan pelatihan jahit,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here