IKBI PTPN VII Sosialisakan World Cleanup Day Melalui Senam

SumateraPost, Bandarlampung – Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN VII menggelar kegiatan senam kesegaran jasmani (SKJ) dalam rangka mempererat tali silaturahim dan mensosialisakan program WCDI 2020 kepada pengurus dan anggota IKBI.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman GSG PTPN VII minggu (13-9-2020) ini diikuti ketua IKBI pusat PTPN VII Ny. Enny Arum Doni P. Gandamihardja, wakil ketua Ny. Sonya Fauzi Omar, Ny. Rosalinda Dicky Tjahyono, Ny. Pamiyati Okta Kurniawan dan jajaran pengurus.

Ketua IKBI pusat PTPN VII ny. Enny Arum mengatakan rencananya kegiatan senam pagi ini akan dilaksanakan setiap minggu.

Selain mempererat tali silaturahim dengan pengurus, kegiatan ini juga untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Apalagi di masa pandemi virus korona ini, kita diharuskan menjaga imun tubuh agar tetap sehat, salah satunya dengan berolahraga,” katanya.

Dengan kegiatan senam ini diharapkan ibu ibu pengurus dan anggota jadi lebih sering bersilaturahim, namun tetap *mengedepankan* protokol kesehatan.

Usai senam bersama, Ny. Enny Arum juga memberikan *himbauan* kepada ibu ibu pengurus untuk terus memperhatikan kesehatan keluarga. Terutama memberikan dukungan pada para suami, agar terus bersemangat bekerja di masa pandemi ini.

Ia juga menjelaskan *mengenai* program aksi clean up dan pilah sampah dari rumah yang dilaksanakan *mulai tanggal* 13 – 19 September 2020, yang diikuti seluruh IKBI Holding ~PTPN~ *Perkebunan* termasuk PTPN VII.
Dimana sampah sampah yang setiap hari dihasilkan dipilah ~menjadi beberapa item~ *menjadi sampah organik dan sampah non organik*. Seperti sampah plastik, kertas, besi dan sampah organik.

*Sampah sampah ini setiap hari dipisahkan, lalu ditimbang jenis beratnya, dan hasil timbangan berat jenis sampah ditulis pada form yang sudah disediakan.*

Untuk sampah organik bisa diolah sendiri, dengan ditanam atau *dimasukkan ke dalam* lubang lubang biopori.

Sedangkan untuk sampah non organik dikumpulkan dan disetor ke bank sampah.

Kegiatan ini, jelas ny. Enny arum, sebenarnya sudah *dilaksanakan* sejak tahun 2018, denga gerakan bersih bersih sampah oleh indorelawan dan masyarakat. Namun, tahun ini dikarenakan pandemi covid 19, *kegiatan* dirubah dengan gerakan pilah sampah di rumah.

Diharapkan dengan partisipasi ibu- ibu dalam kegiatan WCDI (World Cleanup Day )yang akan mendapatkan edukasi pentingnya memilah sampah rumah tangga.
Ibu – ibu dapat melakukan pemilihan sampah dari rumah, dan tentunya meningkatkan jumlah sampah terpilah, sehingga memudahkan para petugas sampah dalam *pengolahan* ke fasilitas pengolahan.
Untuk diketahui, Indonesia merupakan salah satu *negara* yang terlibat dalam WDCI dan *menoreh* sejarah dengan menjadi Negara pemimpin cleanup terbesar di dunia selama dua tahun berturut-turut.
Sehubungan dengan kondisi pandemi Covid 19 pelaksanaan World Cleanup Day tahun 2020 beradaptasi dengan kondisi yang ada sehingga WCDI 2020 mengadakan 2 kegiatan yang pertama aksi cleanup dilingkungan dan pilah sampah rumah *pada tanggal* 13-19 September 2020.
Dan *kegiatan kedua yaitu pengumpulan sampah ke fasilitas pengolahan sampah pada 19 September 2020. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here