Imam Suhada Dorong Pemprov Lunasi DBH 2018 Lampung Utara

Sumaterapost.co – Anggota Komisi III DPRD Lampung Dapil Lampung Utara dan Waykanan berharap Pemprov Lampung dapat melunasi Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2018 prioritas di Lampung Utara, pasalnya itu merupakan Kabupaten kategori termiskin. Sehingga harus dibantu pemda Provinsi. Senin, (18/11).

“Kita berharap segera dilunasi soal dana bagi hasil khusus untuk Lampung Utara DBH tahun 2018 Rp.32 Miliar. Kita berharap ini diprioritaskan, karena Lampung Utara ini kategori Kabupaten miskin di Lampung, maka DBH itu harus segera digelontorkan, harus dilunasi,” ungkapnya.

Memang untuk Lampung harus bertahap, karena defisitnya anggaran Provinsi Lampung, memang pihaknya tidak memaksa untuk semua di Lampung, tapi memprioritaskan Kabupaten kategori termiskin, Lampung Utara.

“Untuk 2019 sudah digelontorkan oleh Pemprov, tapi beban yang 2018 itu yang belum dilunasi DBH nya untuk Lampung Utara. Artinya untuk kurangi kemiskinan itu diangsur bertahap, minimal kurangi bebanlah,” jelas Sekretaris Fraksi NasDem Lampung ini.

Menurutnya, pada paripurna tadi juga, minta pembangunan Kota Baru dilanjutkan, disamping ratusan miliar sudah digelontorkan. Karena saat ini dengan pertumbuhan ekonomi seperti kendaraan ini kemacetan di Bandarlampung ini, harus dibarengi dengan perpindahan pemerintahan di Kota Baru.

“Maka pembangunan Kota Baru harus dilanjutkan, apalagi beberapa kantor DPRD maupun kantor pemerintahan sudah selesai dibangun, begitu juga dengan kantor Polda Lampung,” jelasnya.

Oleh karenanya NasDem, mendorong daripada Pemerintah Provinsi mempertahankan BUMD yang terus menerus merugi, maka NasDem mendorong dibuat BUMD pertanian.

“Jadi karena visi-misi Gubernur Lampung adalah Lampung Berjaya dan menjadikan petani berjaya, harus didukung bentuk konkritnya bukan live service saja,” tegasnya.

Kedepan untuk alat pertanian ini harus disesuaikan dengan kebutuhan para petani.

“Kita optimis ada perubahan di tahun – tahun mendatang,” harapnya. (Ys).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here