Ini Keluhan Warga Pekon Wates Berkaitan Legalitas Berdirinya SPBU

Sumatera Post, Pringsewu – Keluhan Salah Satu Warga Pekon Wates, Catur Agus Dewanto berkaitan tentang legalitas berdirinya SPBU yang berbatasan langsung dengan tempat tinggalnya, dan telah di beritakan Sumatera Post pada edisi yang lalu, pihak penghubung dari Perusahaan mendatangi Redaksi Sumatera Post, Selasa (20/10) di Kantor Redaksi Sumatera Post Bandar Lampung.

Kedatangan penghubung dari perusahaan ke redaksi Sumatera Post. Yanto, mengaku untuk klarifikasi atas pemberitaan media online Sumatera Post yang mengupas keluhan salah satu warga pekon Wates Catur Agus Dewanto kalau tidak pernah menandatangani memberikan ijin atas berdirinya SPBU yang berada bersebelahan dengan rumahnya.

Dalam penjelasannya Yanto penghubung Perusahaan mengatakan. Bahwa Catur Agus Dewanto dalam Surat Persetujuan Tetangga Untuk Pengurusan Perijinan dan Non Perijinan yang diketahui dan ditandatangani oleh Kepala Pekon Wates dan berstempel Kepala Pekon dengan Nomor 592/31-DW/2005/XI/2018 tertanggal 19 Desember 2018.

Dalam Surat persetujuan itu diketahui Batas Lokasi Sebelah Utara : Ngalimin, Yatiman, Tukiyem, Catur Agus Dewanto, dan ditandatangani.
Batas Sebelah Selatan : Parluhutan S. Handoko. Gunawan, Sutiyoso dan ditandatangani.
Batas Sebelah Timur : Untung Wibowo, Tumirin, Yuningtias. Wasirun dan ditandatangani.
Batas Sebelah Barat : Yatino. Jumiran, Eko Yulianto, Sumadi.dan ditandatangani.
Ketua RT : Untung Wibowo.

Dari Surat itulah kami dari perusahaan pun percaya dengan Aparat Pekon kalau tidak terjadi masalah salah satu warga yang bernama Catur Agus Dewanto merasa keberatan dan tidak merasa tanda tangan surat persetujuan, ujar Yanto Penghubung Perusahaan kepada Sumatera Post.

Sementara itu Catur Agus Dewanto sesuai dengan pernyataanya dan laporan kepada Bupati Pringsewu, dan Ombudsman Perwakilan Lampung bahwa tanda tangan yang dirinya merasa menandatangani pada kertas itu adalah tanda tangan saat sosialisasi. Dan saya sampaikan kalau surat itu harus diperbaiki, karena dalam surat itu No. 1 Salah, namun protes kami tidak digubris, ujar Catur Agus Dewanto.

Selain Mengadu ke Bupati dan Ombudsman Perwakilan Lampung melalui Surat Pengaduan, Catur Agus Dewanto, pada Selasa (20/10) mendatangi Komisi I DPRD Pringsewu, dan diterima oleh Ketua Komisi 1, Sagang Nainggolan beserta anggotanya. Pada Hering tersebut Catur Agus Dewanto Memaparkan ketidak adilan dan ada dugaan manipulasi data, dan pihak Komisi 1 DPRD Pringsewu berjanji akan menindak lanjuti permasalahannya (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here