Inovasi Dukcapil Permudah Pelayanan Selama Ramadan, Ngabuburit Dapat KTP

INDRAMAYU Sumaterapost.co – Proses pengurusan administrasi kependudukan di Kabupaten Indramayu semakin dipermudah. Terbaru, pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu melakukan inovasi dengan meluncurkan program baru.

Program tersebut diberi nama Dukcapil Ngabuburit dengan cara jemput bola ke tempat-tempat strategis biasa masyarakat berkumpul.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Indramayu, Moh Iskak Iskandar mengatakan, program ini sengaja diadakan dalam rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadan.

Baca Juga :  Indocement Gelar Buka Puasa Virtual Dengan 100 Wartawan Regional Bogor

Program ini digelar setiap hari Kamis dan Selasa sepanjang bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Melalui program ini masyarakat dapat melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el, pembuatan KIA, akta kelahiran, akta kematian secara gratis.

“Semua pelayanan itu akan langsung jadi di tempat. Sambil ngabuburit masyarakat bisa urus adminduk,” kata dia kepada Diskominfo Indramayu, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga :  Kadin Bersama BNI Akan Bantu Permodalan dan Pemasaran Petani Kopi Tanjungsari

Berikut jadwal program Dukcapil Ngabuburit:

1. Kamis (15/4/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Islamic Center Indramayu
2. Selasa (20/4/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Kuliner Cimanuk Indramayu
3. Kamis (22/4/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Sport Center Indramayu
4. Selasa (27/4/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Waduk Bojongsari
5. Kamis (29/4/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Islamic Center Indramayu
6. Selasa (4/5/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Kuliner Cimanuk Indramayu
7. Kamis (6/5/2021) pukul 14.00-16.30 WIB di Sport Center Indramayu

Baca Juga :  Penyekatan Cileungsi, Memutar Balik Sejumlah Kendaraan, Tes Antigen Umumnya Negatif

Salah satu masyarakat, Rahadi dari Kelurahan Paoman mengatakan, dirinya benar-benar sangat terbantu dengan program Dukcapil Ngabuburit ini.

“Sambil nunggu maghrib sejak jam 3 sore saya sama anak-anak saya urus keperluan administrasi kependudukan. Saya ganti KTP karena sudah rusak, sedangkan anak-anak saya buat KIA,” kata Rahadi. (Nono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here