Isbedy Stiawan Awali Meditasi Bulan Purnama

SumateraPost – Penyair Lampung, Isbedy Stiawan ZS, menjadi pembuka Meditasi Bulan Purnama (MBP) bertajuk Tadarus Puisi Rumi, yang diksanakan melalui zoom, Minggu (25/4) malam.

Pukul 20.20, pembawa acara Debra H. Yatim membuka MBP dengan menjelaskan kegiatan yang digelar tiap bulan ini. Empat penampil, Isbedy Stiawan ZS, Epi Maritson, D. Zulaika, dan Sister Mona (meditator).

Penyair berjuluk Paus Sastra Lampung mengawali meditasi bulanan ini. Dia membacakan 4 puisi Jalaluddin Rumi dari terjemahan Abdul Hadi WM.

Isbedy yang tampil dengan kaus t-shirt Belok Kiri Jalan Terus ke Kota Tua hitam, celana hitam, memakai sal, dan bertopi sebagai khas dari pengampu Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.

Isbedy membaca puisi dari kantor inilampung.com dan RMOL Lampung yang jugar “markas” Komunitas Gedung Meneng (KGM) itu.

Pembacaan puisi Rumi oleh Isbedy sangat total. Ia memukau dan puisi Rumi dapat diantar dengan baik kepada pemirsa.

Hal itu diakui Asrian Hendy Cahya, pakar ekonomi dari Unila di grup watsapp Pembaca Teras Lampung. “Bang Isbedy memang energik. Terus berkarya dan tampil di segala forum,” kata Asrian.

MBP yang disaksikan lebih 140 peserta ini, juga dimeriahkan komponis Genta Epi Maritson, penyayi opera Zulaika yang menetap di Jerman, dan meditator dari Komunitas Brahma Institut Sister Mona.

Sesi MBP bulan April ini ditutup dengan dialog yang dipandu Debra H. Yatim dan nara sumber Sister Mona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here