Isi Materi Wasbang Kepada OKP, Kasdim: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah !!?

Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Hendry Ginting saat mengisi materi wawasan kebangsaan (Wasbang) dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan Organisasi kepemudaan (OKP)

Bandarlampung — Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno pernah mengatakan bahwa “Bangsa Yang besar, adalah Bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya”.

“Untuk itu, jangan pernah melupakan sejarah,” kata Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Hendry Ginting saat mengisi materi wawasan kebangsaan (Wasbang) dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan Organisasi kepemudaan (OKP) di hotel Kurnia 2 Bandar lampung, Kamis (24/11)

Baca Juga :  Pastikan Personil Siap Layani Masyarakat, Kapolresta Balam Kunjungi Polsek Kedaton

Sebagai generasi penerus bangsa, Kasdim mengatakan, kita harus bisa meneladani semangat dan nilai kepahlawanan dengan menjadikan pahlawan sebagai panutan.

“Bila kita mengingat sejarah pasti kita akan ingat tentang perjuangan pendahulu kita yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa,” ungkapnya

Lebih lanjut Kasdim memaparkan tentang bahaya ancaman external yang bisa saja terjadi di Negara ini. Seperti Invasi dari negara luar, terorisme, jaringan narkoba serta sabotase.

Baca Juga :  Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Terima Sosialisasi Penggunaan KTP Digital

Menurutnya, dengan menanamkan nilai-nilai perjuangan serta kebersamaan kepada generasi penerus bangsa menjadi poin penting untuk mencegah terjadinya ancaman External.

Sementara Nuzmir, Ketua pelaksana pelatihan mengatakan, kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, dengan mengikutsertakan sejumlah 40 orang peserta dari 15 kabupaten/kota se-provinsi Lampung.

“Pelatihan ini di ikuti oleh OKP se-provinsi lampung seperti karang taruna, KNPI, serta organisasi kepemudaan lainnya yang telah di bentuk oleh Kemenpora,” kata Nuzmir,

Baca Juga :  Dandim KBL: Kita Harus Bisa Menjadi Problem Solver Ditengah Kesulitan Masyarakat

Nuzmir menerangkan, pelatihan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan melatih diri sebagai pemimpin.

Ia berharap dengan menghadirkan narasumber dari TNI, Kesbangpol dan Departemen Keagamaan setempat, peserta latihan mampu menyerap ilmu yang diberikan.