Iwan KZ dan Pun Putrawan Bantah Pernyataan Anton

SumateraPost, PESISIR BARAT – Pernyataan Anton bahwa saat melakukan pungutan Banpres Produktif kepada masyarakat tahun 2020, dirinya tidak bekerja sendiri.

“Ada Iwan KZ dan Pun Putrawan rekan saya bekerja,” kata Anton kepada wartawan belum lama ini.

Sayangnya apa yang disampaikan Anton dibantah keras oleh Iwan dan Pun Putrawan.

” Saya tidak terkait dengan koperasi Tanera, apalagi sampai meminta uang kepada penerima Banpres, ini harus saya klarifikasi,” tegas Pun Putrawan.

Baca Juga :  Karang Taruna Pesisir Barat Peduli Bencana

Begitu juga dengan Iwan, dirinya tidak terima namanya dicatut Koperasi Tanera.

Saya pribadi tidak ada kaitan dengan kebijakan-kebijakan yang dilakukan koperasi Tanera, mengingat saya bukan pengurus atau anggota Koperasi Tanera,” ucap Iwan.

Diketahui saat ini Anton , Ketua Koperasi Tanera yang berdomisili di Kecamatan Pesisir Selatan menjadi perhatian dan perbincangan serius dikalangan masyarakat Pesisir Barat, khususnya masyarakat Penerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif 2020.

Baca Juga :  RTLH Melalui Program BRS di Pesibar Hanya 60 Unit

Perbincangan tersebut disebabkan atas anjuran Antonlah , setiap penerima Banpres diminta memberikan sejumlah uang untuk menjadi anggota koperasi.

” Penerima Banpres diminta bervariasi Ada yang Rp. 450 ribu, ada yang Rp. 1 juta, yang memintanya adalah orang yang mengumpulkan KTP,” ujar warga.

Saat dikonfirmasi Anton mengakui meminta uang kepada penerima Banpres gunanya untuk menjadi anggota Koperasi Tanera.

Baca Juga :  Vaksin di Pesibar Tunggu Instruksi dari Pemprov

” Saya meminta uang iuran kepada para penerima Banpres, tujuannya agar mereka bergabung menjadi anggota Koperasi Tanera,”ucap Anton. Gus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here