Iwan Sakai Minta Kepada Instansi Terkait Agar Segera Menutup PKS PT.PAA

Bathin Solapan, Sumaterapost.co – Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sakai Riau ( HPPMS-R ) iwan saputra menyampaikan statement nya kepada awak media Pada Hari Jumat 21 Mei 2021 agar instansi terkait segera menutup PKS PT.PAA Simpang bangko Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis

Hal ini disampaikannya karena perusahan tersebut di duga kuat tidak mengikuti peraturan yang harus di jalankan oleh perseroan terbatas contohnya dapat kita lihat seperti dibulan lalu yang tepatnya pada tanggal 30 April 2021 turun nya GAKKUM LHK RI untuk mengecek limbah Beracun yang di duga kuat sangat membahayakan lingkungan dan apabila ini terbukti maka Ini adalah perbuatan merusak alam yang merugikan negara dan perbuatan yang melawan hukum

Kami sangat mengapresiasi menteri lingkungan hidup dan kehutanan Ri yang telah menurunkan Tim GAKKUM ke perusahan tersebut dan kami akan mengawal proses ini hingga tuntas dan transparan,”jelasnya.

“Sambung Iwan selain itu PKS PT.PAA ini diduga kuat telah melanggar peraturan daerah kabupaten bengkalis nomor 4 tahun 2004 tentang tenaga kerja lokal berdasarkan informasi dan data yang kami dapat perusahan sudah berdiri kurang lebih 15 tahun dan di duga kuat hanya memperkerjakan tenaga kerja lokal sekitar kurang lebih 40% , tentunya perbuatan ini adalah perbuatan melawan hukum sebagai mana yg tertuang di perda bengkalis “no 4 tahun 2004 tentang tenaga kerja lokal pasal 9 ayat 1 Bagi pengusaha atau pengurus yang tidak memenuhi kewajiban sebagai mana di maksud dalam pasal 2, pasal 3 dan pasal 7 peraturan daerah ini dapat dikenakan sanksi pidana kurungan selama lamanya 6 ( enam ) bulan atau denda setinggi tingginya Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah ),”ungkapnya.

Saya selaku pemuda Suku Sakai dan Pemuda kabupaten bengkalis tidak akan tinggal diam terhadap dugaan kejahatan yang di lakukan oleh terduga PKS PT.PAA, insyallah pekan depan akan kita laporkan perusahan ini ke penegak hukum.

Iwan saputra yg akrap di panggil iwan sakai ini menambahkan ” tidak hanya satu atau dua saja permasalahan perusahaan ini minggu lalu saya mendapat informasi dari petani tempatan bahwasanya sawit petani setempat sangat sulit untuk di jual ke perusahaan tersebut seperti contoh ( mobil petani setempat sudah masuk ke PKS dari jam 08:00 dan ada mobil dari luar daerah ataupun jauh dari perusahaan tersebut masuk belakangan dan bisa langsung memotong antrian buah masyarakat sekitar, tentunya perbuatan ini dapat kita nilai tidak baik dan merugikan masyarakat sekitar dan condong tidak peduli kepada buah masyarakat sekitar sedangkan perusahaan tersebut beroperasional di lingkungan masyarakat tersebut, kami menduga kuat ada permainan busuk yg di lakukan oleh oknum oknum management PKS PT. PAA inisial ( DV.S ).

Kalau perusahaan ini tidak mampu mengakamodir masyarakat setempat lebih baik instansi terkait menyegel atau menutup PKS PT.PAA, dari pada masyarakat dapat polusi dan suara ribut sedangkan perusahaan meraup keuntungan yang besar

“Dan jika perusahaan ini tidak sadar akan kesalahannya dan tidak mau memperbaikai dugaan dugaan kesalahan perusahan yang kami sampaikan maka jalan terakhir kami yang akan menyadarkan dengan turun aksi di depan PKS PT.PAA selama seminggu,”pungkas Iwan.