Sumaterapost.co | Pasaman – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasaman selenggarakan kegiatan Mudzakarah selama 2 hari mulai tanggal 3 sampai 4 Nopember 2022 di Gedung Syamsiar Thaib di buka langsung oleh Wakil Bupati Pasaman Sabar A.S.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pasaman Sabar A.S, Ketua MUI Sumatera Barat Buya DR .H.Gusrizal Gzahar LC.MA, Kepala Kantor kementrian agama Kabupaten Pasaman, Ketua MUI Pasaman H Nasbin Panyahatan LC.MA, Kepala OPD, Ketua organisasi keagamaan, Niniak mamak dan tokoh masyarakat.
Sementara itu Ketua MUI Pasaman H Nasbin Panyahatan dalam kesempatan tersebut menjelaskan, tema kegiatan Mudzakarah yang dilaksanakan tersebut adalah Isthinbhatul ahkam dalam Fikih Nawazil dan Fatwa terbaru tentang Kriteria waktu pelaksanaan sholat subuh.
“Terkait waktu pelaksanaan sholat Subuh selama ini diperkirakan diselenggarakan agak terlalu cepat, untuk itu lah khususnya MUI Pasaman saat ini mencoba membuat fatwa baru melalui Mudzakarah ini,”tambah Nasbin.
Sehubungan itu, pemerintah Kabupaten Pasaman saat ini sedang giatnya menurunkan angka Stunting di daerah ini, Wabup Pasaman Sabar A.S mengajak peran MUI Pasaman untuk ikut berperan aktif dalam hal ini.
Selain itu, fungsi MUI melalui ulama kiranya juga dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat, guna mengatasi angka kemiskinan ekstrim di Pasaman yang saat ini menyampai angka 2 persen, termasuk ancaman dari sisi sosial masyarakat seperti penyakit masyarakat di antranya Narkoba, perjudian dan lainya, tambah Sabar A.S.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mewujudkan visi Pasaman yang berimtaq, beberapa kegiatan ke agamaan terus di tingkatkan sampai ke kecamatan dan nagari termasuk kejorongan.
Dengan adanya kegiatan Mudzakarah MUI ini tentunya akan dapat lebih meningkatkan peran MUI sebagai Khadimul Umah atau pelayan umat dan telah teruji dalam membimbing, membina dan mengayomi umat Islam dimanapun berada.
“Disamping itu sekaligus dapat sinergi dengan pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mewujudkan Pasaman yang lebih baik dan bermartabat,”harap Sabar A.S.
(Risky)




