Jalan Batu Setapak ke Curug Nangga Tergantikan Jalan Beton Hasil TMMD Banyumas

SumateraPost, Banyumas – Inilah jalan batu setapak menuju Obyek Wisata Curug Nangga atau air terjun bertingkat tujuh yang ada di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Jalan itu kini sepi dilalui para wisatawan yang akan mengunjungi Curug Nangga, setelah jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, dari Jalan Semingkir, Dukuh Semingkir, Petahunan, telah jadi dan dapat dilalui baik sepeda maupun kendaraan roda dua dengan mudahnya untuk tepat sampai ke Curug Nangga.

Tampak Serka Joko Arif Nugroho, Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, napak tilas di jalan batu setapak sepanjang 2 kilometer dari tempat parkir di Dukuh/Desa Petahunan RT. 06 RW. 03, di tanah perkebunan warga setempat yang dialihfungsikan sebagai tempat parkir.

Dibenarkan Carik/Sekdes Petahunan, Sukmono (37), bahwa jalan TMMD itu jelas memudahkan kendaraan bermotor menuju Curug Nangga.

“Untuk saat ini jalan TMMD itu belum diperbolehkan untuk kendaraan roda empat karena baru berumur satu minggu. Kita akan membukanya untuk umum minimal umur jalan satu bulan untuk mencegah retakan pada beton,” ungkapnya.

Terkait pandemi covid, Curug Nangga saat ini belum dibuka untuk umum, sehingga wisatawan masih gratis masuk Curug Nangga.

“Kita akan segera menata Curug Nangga setelah jalan TMMD betul-betul keras. Termasuk memindahkan tempat tiket ke ujung Dukuh Semingkir, di jalan TMMD,” pungkasnya.

Ditambahkannya, jalan batu yang pernah berjasa mengangkat Curug Nangga sejak 2015 lalu itu, akan menjadi jalan alternatif petani setempat dalam mengangkut hasil bumi secara manual. (Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here