Jalan TMMD Reguler Brebes Segera Meningkatkan Minat Belajar Anak Kedung Kandri

Brebes SumateraPost.co – Adalah Zania (17), pelajar kelas 3 SMU di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, salah satu warga Dusun Beji, Desa Kalinusu, Bumiayu, menyatakan ikut senang dengan adanya pembangunan akses jalan di desanya melalui gelaran TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes.

“Pembangunan jalan itu jelas akan meningkatkan semangat belajar dari anak-anak yang tinggal di Dusun Kedung Kandri, Desa Kalinusu, yang dulunya terisolir,’’ paparnya, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, jalan sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar sampai 6 meter yang membentang dari Dusun Karanganyar tembus ke Dusun Kedung Kandri itu, kini membuka akses menuju sekolahan terdekat yang ada di wilayah Desa Kalinusu, Desa Kaliwadas, Desa Bumiayu, dan juga di wilayah Kota Kecamatan Bumiayu.

“Selaku warga Desa Kalinusu, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan TNI atas adanya jalan baru itu, sehingga anak-anak di Kedung Kandri, minimal lulus sampai tingkat SLTA sederajat seperti saya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sebelum adanya jalan TMMD itu, segala aktivitas masyarakat Kedung Kandri untuk menuju ke fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ke pasar terdekat yang ada di wilayah kecamatan tetangganya, yaitu Kecamatan Bantarkawung, harus menyeberangi Kali Pemali dengan sampan, dengan membayar ongkos seribu rupiah per kepala, Rp. 2 ribu per sepeda kayuh, dan Rp. 5 ribu untuk setiap satu sepeda motor.

Sementara untuk ke Kantor Balai Desa Kalinusu, setelah menyebrang rakit, mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 8 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai tujuan.

Jika sungai besar tersebut banjir maka anak-anak sekolah juga tidak bisa kemana-mana (terisolir) selama banjir berlangsung. Sementara untuk pihak desa setempat, telah menganggarkan pembuatan jembatan gantung di tahun 2021, dengan harapan untuk menghapus ongkos rakit tersebut.

Dengan telah adanya jalan TMMD dan rencana pengadaan jembatan gantung dengan dana desa itu, diharapkan akan memotivasi anak-anak Kedung Kandri untuk melanjutkan sekolah minimal lulus SLTA dengan kedua opsi tersebut. (Dar/Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here