Jam Malam, 11 Tempat Usaha Terkena Sanki Denda di Tiga Kecamatan

SumateraPost, Bogor – Pemkot Bogor sisir sejumlah tempat usaha yang buka melebihi ketentuan jam malam. Satpol PP temui 11 tempat usaha di tiga kecamatan. Pelanggar dikenai sanksi berupa denda sebesar Rp 500 ribu – Rp 3 juta.

“Hasil patroli ditemukan 11 pelanggar di Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Barat dan Bogor Selatan. Terdapat 11 toko yang melanggar,” kata Kepala Seksi Operasional Satpol PP Surya Pratama, saat dihubungi Sabtu (5/9/2020).

“Para pelanggar umumnya melebihi ketentuan jam malam. Mereka kita kenakan sanksi administratif berupa denda,” katanya.

Batas berlakunya jam malam di Kota Bogor hingga pukul 21.00 WIB. Petugas menyisir di tiga kecamatan itu, untuk memastikan toko maupun warung disaat jam malam diberlaku.

“Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan warga dan pedagang tidak boleh melebihi ketentuan jam malam. Yakni batas akhir pukul 21:00 WIB. Bagi pelanggar terpaksa terkena sanki,” kata Surya.

Patroli pengawasan jam malam akan terus dilakukan hingga batas pemberlakukan Pembatasan Soaial Berakala Mikro (PSBM) komunitas berakhir l 11 September 2020. Pengawasan ini, juga dilakukan di masing masing
kecamatan dan ikut melakukan patroli.

Diketahui, Pemkot Bogor menerapkan kebijakan pembatasan jam operasional mal, resto dan kafe hingga pukul 18:00 WIB setiap hari. Untuk pemberlakuan jam malam dibatasi hingga pukul 21:00 WIB.

Diberlakukan jam malam setelah Pemkot Bogor, ditetapkan sebagai zona merah COVID-19. Pemkot Bogor terus berupaya menurunkan angka penyebaran Covid- 19. Sebelumnya Kota Bogor berstatus oranye. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here