Jembatan Batik Terancam Amblas, Dinas PUPR Muratara Lempar Tanggung Jawab

SumateraPost, MURATARA – Melanjutkan pemberitaan yang beredar di media terkait pembangunan jembatan batik di Desa Muara Kuis, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara yang terancam amblas. Terjadinya kondisi seperti itu, diduga akibat pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek.

Dinas PUPR Muratara selaku pengelola kegiatan saat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut malah menghindar dan lempar tanggung jawab.

Saat di konfirmasi melalui via whatsapp Indra Ali Aimil, Kabid Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Muratara mengatakan bahwasanya jembatan batik itu sudah di perbaiki dan Masih dalam Pemeliharaan.

Saat ditanya oleh wartawan pada saat 100 persen pekerjaan tersebut PPTK dan pengawas tidak turun kelapangan untuk cek fisik, dan sudah 2 kali terjadi longsor. Indara menjawab “longsor bukan titiknya di sana. Jauh dari jembatan,” jawab Indra, jumat (1/5/20).

Indra juga mengatakan “Untuk yang lebih jelasnya. Tanya dengan PPK ya pak, pak heru,” ungkap Indra.

Sementara itu Heru Faiz, saat dihubungi wartawan belum ada tanggapan.

Untuk lebih lanjut wartawan juga menghubungi pihak pemborong sejauh mana kontruksi pembagunan jembatan batik tersebut.

Kami mengirim pesan via whatsapp kepada Faridil selaku Pemborong terkait apakah pembangunan jembatan batik tersebut tidak pakai pemadatan tanah karena dalam item pekerjaan tersebut ada pemadatan tanah timbunan.

Faridil malah mengirimkan foto bahwasanya jembatan batik tersebut sedang diperbaiki.

Dan wartawanpun singgung pemborong tersebut, bahwasanya wartawan tidak menanyakan perbaikan. Melainkan kenapa bisa terjadinya jembatan batik tersebut hampir amblas.

Faridil pun tidak menjawab lagi pertanyaan tersebut.
(HEN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here