Jupri: Bagaimana Pengawasan Akan Berintegritas, Proses Seleksi BAWASLU Diduga Tidak Fair

Sumaterapost.co | Pringsewu – Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum (MPDH) Lampung menduga proses seleksi Calon BAWASLU Lampung tidak fair dimulai dari tahap Computer assesement Tes lCAT) tidak mengumumkan nilai setiap tahapan. Ungkap Jupri Karim Aktivis Masyarakat Peduli Demokrasi Dan Hukum.

Menurut Jupri, “Bagaimana mau melaksanakan pengawasan pemilu dan pilkada yang Berintegritas dan bersih jika dari proses awal sudah demikian”.

Baca Juga :  ORARI Goes To Campus

“Selain tidak fair diduga juga tidak profesional sebab dari awal seleksi administrasi berkas sudah bocor ke media terkait NIK dan nama-nama peserta sudah diekspose oleh salah satu media online, padahal NIK itu menyangkut privasi,” ungkap Jupri.

Oleh karena itu MPDH meminta proses ini diualang numpung belum terlanjur jauh, dan kami sebagai rakyat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memantau / membidik tahapan-tahapan penting seperti ini karena ini bagian dari proses penting dalam alam demokrasi di Indonesia.

Baca Juga :  APTISI Wilayah II B Lampung Rencana Kerahkan 1000 Peserta Aksi Damai

Sampai berita ini diturunkan, belum, bisa terkonfirmasi dengan tim seleksi (Andoyo)