Kabag Hukum, Tanggapi Keresahan dan Kebingungan Para Kepala Sekolah

SumateraPost, Bogor – Kepala Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia Pemkot Bogor, Alma Wiranta, tanggapi kebingungan dan keresahan para kepala Sekolah Negeri. Setelah terjadi simpang siur pendapat, status kantin sekolah dan bayar sewa pada pemerintah.

Beberapa kepala sekolah dikejutkan, munculnya informasi menyesatkan, keberadaan kantin disekolah harus bayar sewa pada Pemkot Bogor, berdalih menempati aset pemerintah.

Kepala Inspektorat Kota Bogor, Pupung Purnama beberapa waktu lalu mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 2 Tahun 2018. tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Peraturan Walikota (PERWALI) Nomor 58 Tahun 2018. Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sensus Barang Milik Daerah. “Atas dasar itu, kantin sekolah wajib hukumnya membayar sewa pada Pemerintah Kota Bogor” kata Pupung.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 4 Kota Bogor, Wawan mengatakan, pembayaran sewa kantin sekolah itu, dimulai tahun depan. Setelah dilakukan sosialisasi pada para kepala sekolah, yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kota Bogor. Kebijakan itu, membuat para kepala sekolah negeri resah bercampur bingung tak karuan.

Sementara Kepala Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranta, justeru bertolak belakang dari penjelasan tersebut. Alma mengatakan, kantin sekolah itu bukan aset negara dan tidak dibangun menggunakan anggaran negara.

“Kantin sekolah kan tidak dibangun dengan anggaran negera, Jika dipaksakan kantin sekolah harus bayar sewa, khawatir kedepan justeru akan menjadi rancu. Kantin bagian fasilitas penunjang di sekolah” ungkap Alma Jumat (25/9/2020)

Seorang Kabag yang diimfor dari Kejaksaan Agung ini, balik bertanya. Bila kantin sekolah harus bayar sewa payung hukumnya apa?.

“Saya tidak mau bikin aturan yang aneh aneh dech.Jangan dipaksakan harus bayar sewa, tapi kalau sifatnya membayar retrebusi, sesuai kearifan lokal. Lalu kenapa harus bayar sewa pada Pemerintah. Ini gak nyambung” tegas Alma.

Alma Wiranta lebih jauh menjelaskan, bila kantin sekolah harus bayar sewa, tentunya akan berdampak luas bagi siswa. Sepertinya harga harga jauh lebih mahal dan mengundang permasalah baru dari para orang tua.

“Saya mohon dikaji dulu, jangan karena digugat sebuah LSM, semua kepala sekolah bingung, panik dan ketakutan. Jangan mudah terpengaruh hal hal yang tak perlu terjadi,” ungkap Alma.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here