BANDARLAMPUNG – Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan daya saingnya di bidang olahraga pelajar. Pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Provinsi Lampung 2026, dua atlet muda asal Tubaba berhasil menyumbangkan medali perak dari cabang olahraga atletik.
Prestasi tersebut diraih dalam kompetisi yang berlangsung di Bandarlampung, Senin, 15 Juni 2026, dan diikuti seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. O2SN mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, pencak silat, renang, atletik, panjat tebing, dan senam.
Dua atlet Tubaba yang berhasil naik podium adalah Adzkia Alifirgiza Stiyono dari SMP Negeri 2 Tulang Bawang Barat yang meraih medali perak cabang atletik putri jenjang SMP. Prestasi serupa juga ditorehkan Komang Selvi Nailita, siswi SD Negeri 1 Batu Putih, yang menyabet medali perak cabang atletik putri jenjang SD.
Keberhasilan kedua atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga pelajar di Tubaba mulai menunjukkan hasil yang kompetitif di tingkat provinsi. Di tengah persaingan ketat antardaerah, para pelajar Tubaba mampu tampil konsisten dan mengharumkan nama daerah.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba, Hikmawati, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba M. Cheri Sopian, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para atlet pelajar tersebut.
“Alhamdulillah, atlet-atlet kita berhasil meraih juara dua pada cabang atletik untuk jenjang SD dan SMP. Ini menjadi kebanggaan bagi Tubaba sekaligus motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga,” kata Hikmawati, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para siswa, pelatih, guru pembimbing, serta dukungan sekolah dan orang tua. Dinas Pendidikan, kata dia, akan terus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia sekolah agar prestasi yang diraih tidak berhenti pada tingkat provinsi.
“Kami berharap ke depan prestasi Tubaba dapat terus meningkat. Tidak hanya mempertahankan capaian yang sudah ada, tetapi juga menambah jumlah atlet yang mampu meraih gelar juara di berbagai cabang olahraga,” ujarnya.
Prestasi dua medali perak tersebut menjadi modal penting bagi Tubaba untuk terus membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan. Di tengah upaya peningkatan kualitas pendidikan, keberhasilan para atlet muda itu menunjukkan bahwa siswa Tubaba tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam ajang olahraga tingkat provinsi.(*)




