PADANG PANJANG, SUMATERAPOST.CO – Ada 23 orang baru di Padang Panjang yang tugasnya “jemput bola” soal BPJS Ketenagakerjaan. Mereka resmi dikukuhkan jadi Kader Bermarwah, Rabu (22/7/2026) di Hall Balai Kota.
Pencanangan dilakukan Wako Hendri Arnis. Simbolisnya dengan pemasangan rompi Perisai atau Penggerak Jaminan Sosial Indonesia ke perwakilan kader.
Hadir juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi Iddial, Kepala DPMPTSP Nurasrizal, Kadis Sosial PPKBPPPA Winarno, para camat dan lurah.
Wako Hendri bilang, kader ini bakal jadi ujung tombak di lapangan. Tugasnya edukasi warga, terutama pekerja informal, soal pentingnya jaminan sosial.
“Ini langkah nyata melindungi pekerja. Kader Bermarwah jadi mitra pemerintah buat kasih paham ke masyarakat kenapa harus ikut BPJS Ketenagakerjaan,” kata Hendri.
Senada, Iddial menyebut kader ini dibentuk biar informasi JKK, JKM, JHT, sampai Jaminan Pensiun gak berhenti di kantor saja. Tapi sampai ke warung, pasar, sampai ke kebun.
“Dengan adanya kader di tiap wilayah, masyarakat makin gampang dapat info. Target kita pekerja rentan juga terlindungi,” ujar Iddial.
Di acara yang sama, Pemko juga menyerahkan santunan JKM sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Zulbahar, tenaga kerja asal Padang Panjang. (Kim)




