Kampanye di Payaroba, Rahmat Sorialam Tawarkan 10 Program

SumateraPost, Binjai – Calon Walikota Binjai nomor urut 1, Rahmat Sorialam Harahap SH MH, menggelar kampanye dialogis di Jalan Sawi, Lingkungan I, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Senin (16/11/2020) siang.

Turut hadir pada kegiatan itu, Walikota Binjai periode 2000-2005 dan 2005-2010, HM Ali Umri SH MKn, serta sejumlah anggota Tim Rajawali (Rahmat Jadi Walikota) dan Relawan Pemenangan Pasangan Rahman.

Dalam orasi politiknya, Rahmat, yang di Pilkada Kota Binjai 2020 ini berpasangan dengan DR H Usman Jakfar LC MA, menawarkan 10 program yang fokus pada peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat.

Program pertama yang dilakukannya jika diamanahkan menjadi Walikota Binjai masa bakti 2021-2024 ialah memberikan subsidi dan peningkatan pelayanan di bidang kesehatan, khususnya kepada warga kurang mampu.

“Sekarang BPJS Kesehatan membatasi pelayanan bagi pesertanya. Hanya untuk penyakit tertentu saja. Makanya kita berikan subsidi, khusus untuk program layanan yang tidak tercover BPJS Kesehatan,” terang Rahmat.

Selain kesehatan, program kedua yang dia tawarkan ialah pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam hal ini, kata Rahmat, pihaknya akan membantu permodalan per triwulan, dan pemasaran produk-produk UMKM.

“Artinya, agar ekonomi kita berkembang dan maju, jangan tunggu investor masuk ke kota kita. Karena Itu butuh proses, butuh waktu hingga 10 tahun. Solusinya adalah geliat usaha mikro harus lebih ditingkatkan,” ujar Rahmat.

Untuk program ketiga hingga kelima, dia siap memperluas akses dan jaringan internet di setiap kelurahan, memberikan subdisi BBM kepada warga kurang mampu sebanyak 2 liter perhari, serta melaksanakan pelatihan 2.000 tamatan SLTA sederajat menjadi tenaga kerja terampil untuk dipekerjakan di sektor industri, manufaktur, dan jasa.

Lantas pada program keenam dan ketujuh, Rahmat mengaku akan memprioritaskan tenaga honorer pada seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), serta menjadikan bilal mayit dan penggali kubur sebagai tenaga honorer.

Sedangkan untuk tiga program terakhir, dia pun siap meluncurkan program kartu sejahteta bagi keluarga yang tidak terdaftar dalam program keluarga harapan (PKH), menyediakan beasiswa belajar ke luar negeri kepada 20 anak berprestasi pertahun, serta menggalakan program magrib mengaji.

“Untuk merealisasikan seluruh program ini, kuncinya adalah keberanian seoranh pemimpin, terutama dalam upaya membuat rakyatnya sejahtera. Sebab kalau sudah sejahtera, apapun bisa kita lakukan,” seru Rahmat. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here