Kapolda Hadiri Pembukaan Pelatihan Relawan Provinsi Sulsel

Sumaterapost co Makassar Sulsel, – Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam yang didampingi Kabid Dokkes dan Karumkit Bhayangkara. menghadiri pembukaan program pelatihan untuk 1000 Relawan Provinsi Sulawesi Selatan di Swiss Bell Hotel Makassar Jalan Ujung Pandang, Jumat (20/11/2020) Kota Makassar

Selain Kapolda Sulsel, Program Pelatihan 1000 Relawan Penanganan Covid-19 ini juga dibuka dan dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Nurdin Abdullah, beserta dengan Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan, Kepala Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 Andre Rahadian, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Sulawesi Selatan Nimal Halamang dan jajaran tinggi Provinsi Sulawesi Selatan lainnya.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Kunker ke Kodim 0410/KBL, " Babinsa Gemar Membaca Supaya Berwawasan dan Percaya Diri “

Dalam kesempatan memberikan sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang betul- betul ingin mengabdikan dirinya tanpa pamrih Dan tanpa mengharap imbalan.

“ Ya besar harapan nantinya para relawan ini menjadi ujung tombak untuk menyadarkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan terutama untuk memakai masker, ” Ungkap Merdisyam dalam sambutannya

Baca Juga :  Mayday ... Mayday ... TNI AL Selamatkan Warga Negara Asing Usai Terapung Selama 8 Jam di Natuna

Sebagaimana diketahui, Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid -19 menggelar program pelatihan untuk 1000 Relawan Provinsi Sulawesi Selatan.
Total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan tiap harinya. Relawan yang mengikuti program pelatihan yang berlangsung pada tanggal 18 hingga 25 November 2020 ini terdiri dari perwakilan 47 kecamatan dan 16 organisasi kemasyarakatan peduli bencana di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Ancaman Tembak Mati Oleh Teroris OPM, Kepala Suku Kimak: Jangan Takut, TNI-Polri Jaga Papua

Materi yang diberikan dalam program pelatihan, yaitu materi adaptasi kebiasaan baru, materi semangat kerelawanan dan instrument relawan (inaRisk), materi komunikasi efektif di masa pandemik dan yang terakhir adalah materi tentang isu lokal, yaitu Trisula dan Duta Wisata Covid-19.

Laporan : Sahrul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here