Kapolres Akan Louncing Bridge Market Kopi OKU Selatan Bareng PKL

0

Muaradua, SumateraPost – Kemajuan Komoditas Unggulan Perkebunan Bumi Serasan Seandanan yaitu Kopi Rubusta ternyata mendapat Kepedulian istimewa dari orang nomor satu di Mapolres Kabupaten OKU Selatan.

Kapolres Kabupaten OKU Selatan AKBP Deny Agung Indrayana,Sik memberi ruang istimewa untuk memajukan komoditas Kopi jenis Robusta. Hal ini di ungkapkan Pria penggemar meracik Kopi Rohusta ini kepada Sumatra post di ruang kerjanya Kamis pagi 13 Februari 2020.

Kepedulian Kapolres tersebut meracik kopi Robusta yang di seduh sendiri olehnya, dan di suguhkan kepada masyarakat Umum sudah pernah di lakukan di pasar malam dalam rangka HUT Kab OKUS ke 16 thn di Terminal Kota Muaradua.

Hal serupa akan dilakukan Kapolres kepada Masyarakat di Bumi Serasan Seandanan yang di rencanakan pada awal bulan Maret 2020. Dan, rencana tersebut bakal di gelar di Ikon Kota Muaradua yaitu Jembatan Kuning di ibukota Kabupaten.

” Rencananya kita bakal menggelar acara semacam Pujasera, namun tempatnya di Jembatan Kuning Kota Muaradua. Jadi acara ini kita namakan Bridge Market, disana nanti akan kita adakan malam minggu pada awal bulan maret,” tutur pria Perwira tingkat Kedua Menengah di Kepolisian Republik Indonesia.

Baca Juga :  Lomba Tarik Tambang Meriahkan HUT RI dan Pupuk Kekompakan

Lebih lanjut dituturkan, ” Nanti pada malam minggu jalan di Jembatan kita tutup , dan disana kita adakan Kopi Robusta Kapolres. Kemudian nanti tepatnya di bahu kiri kanan Jembatan kita sediakan untuk Pedagang Kaki Lima berjualan makanan, seperti Sate, bakso bakar, seblak, mie tek-tek, gorengan dll, di iringi live musik ” urai Kapolres.

Rencana baik ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

” Tadi saya minta izin pak Bupati untuk adakan bridge Market, dan beliau menyambut baik rencana kita, dan tentunya hal ini untuk memberi warna di Kabupaten OKU Selatan,” tukasnya.

Kapolres menguraikan racikan kopi yang di seduh adalah buah kopi yang di petik merah atau masak. Kemudian di masak tidak terlalu hitam atau gosong, stelah itu kopi Robusta di seduh tidak terlalu lama dan tidak di endapkan di dalam cangkir. ” Jadi Kopi yang sudah di seduh di saring, tidak di endapkan di dalam cangkir untuk mengurangi kafein yang terkandung di dalam kopi,” jelasnya pria ini ramah.

Baca Juga :  Donasi Muba Peduli Palestina Tembus Rp 1 Miliar

( Ajie FR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here