Kapolsek Pinggir Gelar Operasi Yustisi Cegah Covid-19

PINGGIR, Sumaterapost.co – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) bak rintik hujan yang tak berkesudahan, lonjakannya bahkan kian menjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau secara umum.

Memandang keadaan semakin genting dengan penambahan jumlah kasus yang terus meledak, jajaran kepolisian sektor (Polsek) Pinggir, Resor Bengkalis pun mengambil tindakan tegas.

Sebagai wujud nyatanya, Kapolres Bengkalis AKBP. Hendra Gunawan, SIK., MT melalui Kapolsek Pinggir Kompol Firman V.W.A Sianipar, SH., MH yang didampingi Kasi Humas Bripka Juanda M. Marpaung tampak menggelar operasi yustisi berupa penegakan disiplin di tengah masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Operasi tersebut digesa dengan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Provinsi Riau, adapun giat tersebut dipusatkan di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Pekanbaru-Pinggir, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

“Giat ini kita gelar hari ini, Senin (14/9) sekira pukul 09.00 WIB. Adapun tujuannya untuk mensosialisasikan Pergub Riau tentang penerapan protokol kesehatan serta sanksi yang dianulir sebagai wujud ketegasan terhadap masyarakat yang masih sering melakukan pelanggaran, terkhusus dalam mengenakan masker,” kata Kompol Firman,

Sejumlah pejabat terkait turut hadir dalam sosialisasi tersebut, diantaranya Camat Pinggir Azuar, SH, Panit 1 Lantas IPTU M. Sianturi, Panit 1 Binmas IPDA Nurzaman, SH, Kasi Tantribum Pol PP Kecamatan Pinggir Syah Al-Rido, delapab personel Polsek Pinggir, 12 personel Satpol PP Kecamatan Pinggir dan dua orang personel BPBD.

“Adapun hasil dari operasi ini, seluruh personel yang hadir dengan humanis menyampaikan pesan berupa sosialisasi Pergub Riau agar masyarakat lebih meningkatkan kediaiplinannya dalam menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Bagi setiap warga yang kedapatan melanggar, lanjutnya, penerapan sanksi pun dilakukan. Adapun sanksinya masih berupa sanksi sosial, yakni menyanyikan lagu nasional dan membersihkan lingkungan sekitar.

Khusus bagi penerapan sanksi administratif berupa denda, Kompol Firman menyatakan bahwa hal itu bakal diterapkan usai dilaksanalannya sosialisasi secara bertahap dan menyeluruh.

“Sanksi masih berupa sanksi sosial, adapun yang kedapatan melanggar protokol kesehatan hari ini sebanyak 22 orang. Kebanyakan tidak pakai masker, jadi kita berikan sanksi agar ada efek jeranya. Kedepan hal ini akan terus kita tingkatkan, agar wabah pandemi COVID-19 dapat kita tuntaskan secara maksimal,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here