Karya Sastra Rupa Wujud Cinta Yoes dan Wina

0

SumateraPost, Surabaya – Pasangan seniman Yoes Wibowo (Perupa) dan Wina Bojonegoro (Sastrawan) berkolaborasi mengejawantahkan perjalanan cintanya dengan menggabungkan karya seni rupa dan karya sastra dalam karya seni sastra rupa. Hasilnya 30 karya seni baik berupa karya lukis, esai, puisi maupun instalasi ditaja di Galeri Paviliun House of Sampoerna, Taman Sampoerna 6, Surabaya, mulai 7- 29 Februari 2020 mendatang.

Pameran yang mengusung bertajuk: “Art, Love and Journey”, mengisahkan tentang rangkuman kisah cinta, perjalanan hidup pasangan suami-istri. Gelaran pameran unik ini sebagai contoh cinta sebagai inspirasi berkarya dan pas banget momennya ditaja menyambut hari Valentine Day.

Karya-karya Sastra Rupa ini menyajikan romantisme kehidupan seniman ini di Omah Padma yang dijadikannya studio sekaligus rumah tinggal pasangan ini. Keduanya saling merespon berhasil memvisualkan karya-karya seni dari kehihupan keseharian Omah Padma.

Nuansa alami khas Omah Padma diusung keduanya dalam pameran. Para apresian yang hadir

Di Galeri Paviliun bisa iku t merasakan denyut suasana dimana karya-karya seni kedua seniman ini.

Baca Juga :  Ayo Nge-vlog Bareng Mas Ganjar

Simak saja, dalam karya l ukisan Yoes Wibowo bertajuk“Sudut Rumah Kita” yang direspon secara dengan pas oleh Wina –sang istri — ke dalam karya sebuah puisi tentang sebuah rumah yang selalu membuat rindu bahkan ketergantungan kepada seorang lelaki.

Sedangkan pada karya lain berjudul “Lambang Cinta itu Bulat”, Yoes Wibowo melukiskan dilukiskan dengan apik dengan kombinasi dalam warna cerah. Lukisan ini kemudian dimaknai dengan sebaris puisi tentang cinta Yoes dan Wina yang diibaratkan cair seperti air, segar seperti udara dan bulat seperti tekad keduanya dalam membangun bahtera rumahtangga. Karya-karya ini mengingatkan kita pada karya para pelukis-pelukis dari Cina yang menorehkan puisi atau kata-kata bijak dan cinta dalam karyanya.

Selain itu, ditampilkan pula beberapa karya hasi lukisan on the spot Yoes Wibowo , ketika keduanya berlibur bersama, tentunya sentuhan romantisme Nampak jelas menguar dalam karya itu.

Kedua seniman, dalam gelar karya ini mengusung pesan, bahwa keduanya hidup dalam cinta,kemudian berbagi menebar cinta pada masyarakat dan lingkungannya. Mencintai semesta dengan segala isinya untuk hidup lebih indah. Yoes Wibowo juga menambahkan pentingnya keseimbangan antara manusia dan alam demi menjaga kelangsungan hidup dunia beserta isinya. “Semoga pameran ini memberi makna positif dan suasana alam khas Omah Padma bisa turut dirasakan oleh semua pengunjung Galeri Paviliun, ” ujar Wina di sela-sela pameran.

Baca Juga :  35 Penyair Serahkan Puisi untuk Festival Puisi Internasional di TMI

Sementara itu, Manager House of Sampoerna berharap pamerani ini dapat memberikan suasana yang berbeda dan pengalaman baru dalam menikmati pameran di House of Sampoerna. “Semoga pameran ini juga turut mengisnpirasi para seniman lainnya untuk berkolaborasi dengan jenis karya berbeda dan menghasilkan karya-karya yang lebih menarik, ” ujar Rani. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here