Kasi Kejari Lamsel Pul Buket Dugaaan Korupsi Pembuatan Embung di Distan Pesawaran

Sumaterapost.co – Kepala Seksi ( Kasi) Kejaksaan Negri (Kejari) Lampung Selatan (Lamsel),  Toto Alim Prawiro terus berjalan melakukan pengumpulan data (Pul Baket), mengenai kasus dugaan korupsi pembuatan embung di Dinas Pertanian Pesawaran pada tahun 2016.

Menurutnya saat dikonfirmasi melalui pesan Whats App (WA) mengatakan, kejadian kasus tindak korupsi dibadan pertanian tersebut. Pihak kejari terus melakukan pengumpulan data-data pekerjaan tersebut karena melihat dugaan kasus ini banyak yang terkait.

“Pihak kejaksaan saat ini terus melakukan pengumpulan berkas-berkas dan mempelajari kasus dugaan korupsi embung (Distanak) Pesawaran yang menelan dana senilai Rp 1 miliar.” ungkapnya, Kamis (19/10).

Diakuinya, permasalahan yang terjadi dilingkungan Pertanian di Kepala Bidang (Kabid) SDM, Bambang Sugiarto tersebut. Tahap-tahap kejari sudah dilakukan terhadap” Bambang Sugiarto” seperti pemangilan dan menanyakan dugaan permasalaham dugaan korupsi disebut mempergendut kantong pribadi.

Sebab dalam pantauwan awak media dilapangan semua pekerjaan disinyalir banyak kejangalan-kejangalan bahkan bukan hanya fisik yang amburadul. Satu embung pun tidak ada yang bisa dimanfaatkan.

Bahkan salah satu warga yang engan disebut nama menjawab, saat ditanya mengenai permasalahan pembangunan embung tersebut, hinga disingung terkait hasil rekaman bambang mengatakan semua pekerjaan itu dewan yang mengerjakan. Warga mengharapkan itu Dewan DPRD Pesawaran, bisa memberi pasilitas baik dan maksimal.

” Kalau toh itu pak dewan yang mengerjakam harusnya pak dewan tau dong kwalitas dan pengunaannya kemasyarakat. Kalau embung inikan dilihat asal jadi, dan juga ngapa ya mas pak Dewan main proyek, kan sudah banyak uang mereka,” jelasnya

Sunguh tidak ada perhatian lebih pemerintah terhadap masyarakatnya. Padahal masyarakat dan para petani berharap penanaman padi dapat maksimal setelah difasilitasi embung. Namun embung yang ada tidak dapat sekali digunakan jangan hanya nilai persatu titik embung yakni.
(1).Pembuatan Embung di Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandang Senilai Rp 100 juta. (2).Pembuatan Embung di Desa Ceringin Asri Kecamatan Way Ratai senilai Rp 100 juta. (3).Pembuatan Embung di Desa Ponco Rejo Kecamatan Way Ratai senilai Rp 100 juta. (4).Pembuatan Embung di Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau senilai Rp 100 juta (5).Pembuatan Embung di Desa Banding Agung Kecamatan Punduh Pidada senilai Rp 100 juta.
(6).Pembuatan Embung di Desa Kampung Baru Kecamatan Marga Punduh senilai Rp 100 juta.(7).Pembuatan Embung di Desa Kresno Mulyo Kecamatan Tegineneng senilai Rp 100 juta. (8).Pembuatan Embung di Desa Bumi Agung Tegineneng Senilai Rp 100 juta. (9).Pembuatan Embung di Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Rp 100 juta dan (10).Pembuatan Embung di Desa Paguyuban Kecamatan Way Lima Senilai Rp 100 juta. (MH/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here