Kasus Penganiayaan dan Pengrusakan Rumah Warga, Yang Ditagih Arisan Beras oleh Tetangganya

Sumaterapost co Maros Sulsel, – Kasus Penganiyaan pemukulan dan Pengrusakan rumah yang di lakukan (Lk) Jamaluddin bersama Istrinya (Pr) Rahmawati yang di tangani Polsek Lau Kabupaten Pangkep, dengan Tanda Bukti Laporan korban Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LPB/54/IX/2020/SPKT, Tanggal, 23/9/2020.
Pelaku Masi berkeliaran bebas.
Minggu, 29/11/2020.

Hasna (Pr) Umur (58) Tahun Alamat Lingkungan Mangallekana Desa Baji
Pamai Kecamatan Maros Baru (Ibu Rumah Tangga)
korban pemukulan yang di lakukan (Lk) Jamaluddin bersama Istrinya Rahmawati. yang saya temui di rumah keluarganya di Kabupaten Maros Mengatakan, Awalnya ini kan harisan beras yang di pegang bapak saya H. Palili (Almarhum) tapi bapak saya sudah meninggal, Jadi saya anaknya cuma melanjutkan Arisan, dan ini sudah lama dan mereka pun juga tidak perna menagi saya, padahal kalau dia tagi saya pada waktu ada anak saya pasti di bayar sama anak saya, ada dugaan bahwa ini Prencanaan.yang saya tidak tau, kenapa pada saat anak saya pulang ke Kalimantan baru mereka menagi saya,

Baca Juga :  Kapolda Terapkan Prokes Ketat, Penandatangan Fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Pendidikan Polri

Lanjut Hasna, jadi saya sampaikan ke Jamaluddin dan Istrinya nanti saya bayar dan mereka tidak mau menerima, harus di bayar sekarang, jadi saya bilang saya tidak punya uang untuk saat ini, karna mereka tidak menerima, saya langsung di serang dan mengeroyak saya bersama Suami Istri dengan melakukan pemukulan dan menggunakan alat kayu balok sehinga muka saya terkena memar dan bengkak, dan saya sempat lari masuk kerumah saya, dan mengunci pintu rumah saya. karena mereka tidak bisa masuk pintu rumah saya di rusak dan kaca jendela saya di pecahkan, dan tidak lama polisi datang dan membawa saya ke kantor polisi. kemudian saya melakukan pemeriksaan visum di rumah sakit terdekat, kemudian saya di periksa di ambil keterangan saya di Polsek Lau Kabupaten Pangkep.

Baca Juga :  Kapolda Terapkan Prokes Ketat, Penandatangan Fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Pendidikan Polri

Sumaterapost co Makassar bersama awak mediaI, sambangi kantor Polsek Lau Kabupaten Pangkep, untuk komfirmasi pelaporan korban, kenapa sudah tiga bulan kasus ini mengambang, tidak ada kejelasan Penyidik Bripka Arqam, yang saya temui di ruangan penyidik mengatakan, kami sebagai penyidik tidak perna menghentikan kasus pelaporan warga. ini kami belum tindak lanjuti karna saksi dari pelapor, yang kami butuhkan itu belum cukup sehingga kami belum bisa menahan pelaku, apa lagi pelaku komparatif dan tempat kerjanya kita juga tau apa bila saksi korban sudah cukup kami akan menindak lanjuti kasus ini (Berlanjut), ” Ucap penyidik
Arqam.

Baca Juga :  Kapolda Terapkan Prokes Ketat, Penandatangan Fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Pendidikan Polri

Laporan : Sahrul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here