Kawah Tarung Derajat UBL Fasilitasi Pelajar Ikut Popnas XIV

Sumaterapost.co – Kawah Tarung Derajat Universitas Bandar Lampung (UBL) memfasilitasi atlet pelajar tarung derajat untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV 2017, yang akan digelar pada 10 September mendatang di Semarang, Jawa Tengah. Fasilitas itu berupa tempat berlatih dan alat olahraga.

“Kami juga akan memberikan beasiswa untuk kuliah di UBL kepada mereka yang berprestasi sebagai bentuk dukungan semangat dan apresiasi,” kata Yudha Putra,  pelatih tim Popnas Tarung Derajat Lampung dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Rabu (6/9), di kawah Tarung Derajat, Gedung B lantai 2, Kampus Drs. Hi. RM Barusman.
Yudha turut berbangga akan fasilitas yang diberikan atas kerja sama Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Lampung dan UBL serta dukungan dari KONI Provinsi Lampung. “Di tempat ini juga disediakan alat-alat yang cukup lengkap, sehingga mereka dapat nyaman dalam berlatih,“ kata Yudha.

Selain itu, para atlet tarung derajat yang mewakili Lampung pada Popnas tahun ini ada enam petarung. Yaitu, Cikal Farrah Labita dari SMAN Pesisir Selatan, Miswanto, Hafiz Zullah, Septin Zeri, dan Jaja Hendriadi atlet dari SMKN I Ngambur, serta Desmalia dari SMAN 4 Bandar Lampung.
Mereka telah mendapat izin dari sekolah masing-masing untuk dua bulan sejak  awal Agustus lalu sampai pelaksanaan kegiatan nanti. “Para atlet ini merupakan hasil seleksi dari Dewan Pelatih dan juga peraih medali emas pada saat seleksi yang dilakukan Pengurus Provinsi Kodrat Lampung dalam bentuk kejuaraan daerah yang digelar pada Mei lalu,” kata Yudha.

Beberapa atlet juga sebelumnya sudah mengikuti eksebisi pada 9 September 2015 di Bandung yang lalu. Yudha mengatakan para atlet pelajar ini sudah berlatih intensif selama dua bulan. “Teknik dan aturan-aturan pertandingan sudah saya berikan kepada mereka ditambah dengan dukungan dari para senior mereka yang ikut memberikan masukan selama masa pelatihan,” kata dia.
Sebagai bentuk motivasi Yudha mengajak para atlet pelajar untuk tidak berpikir tentang kejuaraan, tapi berproseslah pada kesempatan ini sebagai ajang untuk membentuk diri semakin disiplin dengan mengikuti sistim pelatihan yang sudah ditetapkan. “Jika berbicara target saya optimis salah satu dari mereka mendapat medali perak,” pungkasnya. (*)