Kebersamaan TNI Dan Warga Hilangkan Cara Pandang Korps Berbaju Loreng Yang Dianggap Angker dan Kasar

SumateraPost, Lamongan,- Pada Awa tahun 2020 Kodim 0812 Lamongan melakukan survey lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 109 DI Desa tebluru di. Pengerasan jalan dengan betonisasi menjadi salah satu target program itu. Kepala Desa, tokoh masyarakat dan warga sempat ragu-ragu menanggapi rencana itu. Pasalnya warga hanya punya tenaga dan tanpa modal finansial. Namun, kekhawatiran itu sirna ketika Komandan Distrik Militer (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono,S.H., M. Tr. Han memimpin Satgas TMMD ke lokasi kegiatan fisik TMMD.

Mereka mulai kerja bareng. Setiap hari, ratusan warga pria dan wanita dewasa hingga anak-anak usia sekolah bersama Satgas TNI bahu-membahu mengecor jalan tidak hanya itu tetapi semua kegiatan fisik yang diprogramkan.

Satgas TNI dinilai kepala Desa tebluru, memberi banyak nilai positif kepada warga. Kehadiranya mereka di kampung tak hanya menghadirkan kenangan baru di Tebluru, akan tetapi mereka meninggalkan pesan moral tak ternilai yakni semangat kerja keras, gotong-royong, kebersamaan dan solidaritas.

“Tidak terbayangkan sebelumnya. Ternyata pekerjaan yang besar dan seberat apapun bisa diselesaikan dengan gotong-royong,”.
Kepala Desa terharu menyaksikan kebersamaan prajurit TNI dan warga. Kedekatan dan keakraban telah menjauhkan jarak dan cara pandang masyarakat terhadap korps berbaju loreng yang dianggap angker dan kasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here