Kejaksaan Akan Soroti, Keterlamban Gaji PNS Hingga Belasan Hari

0

SumateraPost, Bogor – Dibalik keterlambatan pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bogor, hingga 14 hari kalender. Mendapat sorotan tajam Kejaksaan Negeri setempat. Karena, hak PNS mendapat upah berupa gaji bulan dan kewajiban mereka bekerja sebaik mungkin untuk pelayanan publik.

“Ini menarik untuk dikaji dan ditelaah. Kenapa gaji bulan PNS kok bisa terlambat. Uang gaji itu dari pemerintah pusat yang telah di ploting. Kok bisa ya terlambat hingga belasan hari,” kata Intel Kejari Bogor Amru pada wartawan Selasa (14/1)2020)

Keterlambatan gaji PNS menurut Amru hal yang mustahil. Karena itu bukan wewenang daerah, dan daerah hanya berkewajiban untuk menyalurkan saja. Tapi bukan menunda. Kejaksaan akan mengkaji apa penyebab keterlambatan gaji PNS tersebut.

“Itu hak pegawai, dan tugas PNS bekerja sebaik mungkin untuk kepentingan publik. Bila ditunda, apalagi hingga belasan hari dapat jadi soal. Keterlambatan itu, dapat menghambat etos kerja,” tegas Amru.

Untung saja, belum terjadi gejolak dan Amru memuji langkah para PNS pada baik dan tidak bersiap. Karena tutur Amru, masalah gaji adalah masalah perut. Tak hanya perut pegawai tapi perut orang di rumah. ” Saya angkat topi dengan sikap baik PNS Kota Bogor”, jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dampak keterlambatan gaji PNS sejumlah pegawai berkeluh kesah, cari dana talangan untuk menutupi kebutuhan.

Belum ada penjelasan resmi dari pemerintah, terkait menunggaknya gaji PNS tersebut. Beberapa pejabat berkompeten yang ditemui untuk konfirmasi tak berhasil ditemui untuk diminta pendapat.

Beberapa PNS yang ditemui, rata rata berkeluh kesah. Sebagian dari para PNS cari dana talangan dan sebagian lagi mencari usaha lain. Menurut sumber di Pemkot Bogor, ada PNS yang menggadaikan motor untuk menutupi kebutuhan hidup
” Ini memalukan pak wartawan,” katanya.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim tak berhasil ditemui dihubungi di kantornya. Saat dihubungi lewat watshapp. Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan posisinya di Bandung Jawa Barat. Sementara Humas Pemkot Bogor, belum dapat menjelaskan kenapa gaji PNS di Kota hujan belum juga dibayar.

Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Ny Andi tak bersedia memberi penjelasan. Dia menyarankan menemui Instansi khusus yang membidangi keuangan seperti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here