Kejari Bogor Berbalik Haluan, Lirik Program JSG

SumateraPost, Bogor – Kejaksaan negeri Kota Bogor berubah haluan alias berbalik arah. Kepala Seksi Intel Cakra Yudha Wibowo, siap memberikan bantuan hukum dalam bentuk konsultasi hukum dalam pengelolaan dana Bos.

Sebelumnya, Kasi Intel menolak adanya ada kerjasama hukum sesuai program Jaksa Sahabat Guru (JSG). Kini kembali digalak pendampingan hukum disekolah sekolah terkait penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS)

“Bila ada permasalahan yang terjadi di sekolah, Kejari Kota Bogor siap memberikan bantuan pendampingan dalam bentuk penyuluhan hukum terkait permasalahan yang ada di dunia pendidikan,” ungkap Cakra.

Dia menambahkan hal ini tertuang di dalam MoU Kejari Kota Bogor, PGRI dan Dinas Pendidikan di tahun 2018. Kami menyarankan para kepala sekolah yang berada di wilayah Kota Bogor untuk dapat memanfaatkan hal ini. Dimana MoU akan berakhir di Oktober 2020, ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, H. Fahrudin, sepakat dengan hal tersebut “Dinas Pendidikan Kota Bogor mengapresiasi kebijakan yang diterapkan Kejari Kota Bogor”, katanya.

Pemberitaan Sumatera Post sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Cakra Yudha Hadi Wibowo mengatakan tidak menggandeng Dinas Pendidikan (Disdik) dalam menjalankan program Jaksa Sahabat Guru (JSG) di tahun ini.

“Sejak awal 2020, kejaksaan tidak menjalankan JSG serta tak ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan Disdik Kota Bogor terkait program tersebut,” ujar Cakra Yudha Hadi Wibowo kepada wartawan, Rabu (29/7/2020

Cakra mengaku tak tahu menahu terkait adanya program JSG yang diduga mewajibkan setiap sekolah untuk membeli spanduk seharga Rp300 hingga Rp500 ribu per lembar.

“Nggak ada program itu sejak awal 2020. Kami nggak tahu menahu soal itu,” kata Cakra.

Menurut Cakra besar kemungkinan, program JSG dilaksanakan sebelum tahun 2020. Selain itu, langkah yang dilakukan dalam membonglar kasus dugaan korupsi penyelewengan dana BOS, tidak terkait dengan JSG.

“Perkara BOS saat ini sedang ditangani kejaksaan tak ada kaitannya dengan JSG,” ungkapnya. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here