Kelompok “5 Rupa” Taja Pameran “Artpaintour” 2 di Semarang Creative Hub, Kota Lama

Foto Bersama 5 Rupa - Kabid Industri dan Agro Disperin Kota Semarang Indra Hanafi, SE dan Ketua Ekonomi Kreatif Kota Semarang Goenawan Permadi foto bersama anggota perupa Kelompok 5 Rupa Semarang ( Foto : Christian Saputro)

Semarang – Gelar pameran karya Kelompok 5 Rupa bertajuk : “Artpaintour #2” berlangusung 15 – 31 Oktober 2021 di Semarang Creative Hub, Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah.

Pameran yang menaja lukisan 5 perupa Semarang; Giovani Susanto, Goenarso, Yoyok Barakalloh, Hari Laksono dan Hari Titut ini telah dibuka dengan resmi Kabid Industri dan Agro Dinas Perindustrian Kota Semarang Indra Hanafi, SE, Jumat (15/10/2021).

Buka Pameran -Kabid Industri dan Agro Disperin Kota Semarang Indra Hanafi, SE membuka pameran lukisan Kelompok 5 Rupa “Artpaintour” #2 di Semarang Creativ Hub, Kota Lama, Semarang, Jumat (15/10/2021) ( Foto: Christian Saputro)

Indra menandai pembukaan pameran Kelompok 5 Rupa ini dengan mencoretkan tiga gunungan yang merupakan gambar dari puncak (atap) gedung Semarang Creative Hub bermarkas. Dengan menggambat atap gedung ini Indra berharap para kretaor, pelaku kesenian dan seniman di Kota Semarang bisa mengisi dan melangsungkan kegiatan kreatifnya di Semarang Creative Hub.

‘Saya menggambar segitiga tiga gunungan dalam gambar ini menunjukkan dari atap dati gedung ini tempat Semarang Creative Hub berkegiatan. Harapannya agar Semarang Creative Hub terus dijadikan para kreator ataua seniman berkegiatan menggelar karya-karya kreatifnya,” ujar Indra Hanafi dalam sambutannya.

Indra juga menambahkan, Kelompok 5 Rupa, yang berpameran kali ini, juga menandai bergeliat kembali kegiatan di Kota Lama setelah sekian lama vakum, karena terkendala aturan PPKM yang disebabkan pandemi.

Sementara itu,Ketua Komite Kreatif Kota Semarang Goenawan Permadi, mengatakan, Kota Lama merupakan salah satu pusat kegiatan kesenian digelar, termasuk seni rupa. “Sudah dua kali kegiatan seni rupa dua tahunan Bienale Jateng digelar di sejumlah gedung di Kota Lama. Tetapi karena pandemi kegiatan seni rupa terakbar di Jawa Tengah ini tak dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan pameran Kelompok 5 Rupa ini menjadi embrio kembali hadirnya kegiatan-kegiatan seni rupa di Kota Lama,” ujar Goenawan Permadi.

Kelompok 5 Rupa yaitu Giovani Susanto, Goenarso, Yoyok Barakalloh, Hari Laksono dan Hari Titut yang juga didaulat pembawa acara Anantyo ke atas panggung punya harapan yang sama, setidaknya dengan menggelar pameran di Semarang Creative Hub bisa ikut kembali menggairahklan kehidupan kesenian di Kota Lama

Kelompok 5 Rupa yang dinakhodai Giovani berharap dalam “Artpaintour” #2 ini yang menaja 35 karya yang dipamerkan ditambah puluhan karya yang digelar dalam bazar ini bisa dinikmati dan diapresiasi sekaligus menjadi katarsis dan healing bagi masyarakat Kota Semarang . “Kami akan terus berkeliling menaja karya-karya kami, dalam tajuk : “Artpaintour” yang bisa diartikan pameran keliling seni lukis,” ujar Giovani menjelaskan mengapa pamerannya mengusung“Artpaintour”.

Pameran keliling ini, lanjut Giovani, ke depan, harapannya agar animo masyarakat dan apresiasinya terhadap dunia seni rupa makin meningkat.”Kami ingin ruang-ruang kesenian di Kota Semarang ini makin banyak dan bisa diakses masyarakat. Muaranya apresiasi masyarakat meningkat, senimannya bisa eksis di dunia kesenian yang digelutinya termasuk seni rupa,” imbuh Giovani.

Sementara itu , sebelumnya, Anantyo dari Komite Ekonomi Kreatif selaku pengelola Semarang Creative Hub Semarang, mengatakan, pihaknya dari KomeKraf melalui Creativ Hub akan menjembatani para kreadtor dan seniman untuk berkegiatan ditempat ini. “Kali ini Kelompok 5 Rupa yang secara mandiri menggelar hajat pamerannya. Kami hanya mendukung dengan memfasilitasi ruang pamernya. Semarang Creativ Hub berusaha menjembatani para kreator atau seniman untuk menggelar karyanya di sini, “ ujar Tyo panggilan karib Anantyo.

Tyo menambhakan, Kota Semarang salah satu kota yang punya Creative Hub. Di Indonesia baru ada 5 Creative Hub “Creativ Hub diluncurkan oleh Kemenkraf untuk mendukung 5 destinasi wisata prioritas dan Kota Semrang merupakan gerbangnya untuk destinasi Borobudur dan sekitarny. Jadi manfaatkanlah fasilitas yang ada ini dengan kegiatan kreatif yang menyokong bertumbuhkembangnya destinasi wisata di kawasan ini,” pungkas Tyo mengunci perbincangan. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here