“Kenditan Sri Pertiwi”, Gelar Apresiasi Seni Hari Bumi dari Kota Salatiga

SumateraPost, Salatiga – Hari Bumi diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Tahun ini hari bumi mengusung tajuk : “Restore Our Earth”. Peringatan hari Bumi sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan manusia terhadap planet yang dihuninya. Menilik dari tema Hari Bumi Internasional tahun ini, kelestarian bumi bukanlah tanggung jawab perorangan ataupun kelompok melainkan kesadaran kolektif yang seharusnya dimiliki dan diusahakan oleh para penghuni bumi.

Dalam merespon memperingati Hari Bumi masyarakat seni Kota Salatiga akan menaja gelar apresiasdi seni bertajuk : “Kenditan Sri Pertiwi”, yang akan dilangsungkan selama tiga hari, Kamis – Sabtu, 22 – 24 April di Salatiga.

Menurut inisiator hajat akbar seni “Kenditan Sri Pertiwi”, Petrus Briyanto Adi, ada aksi nyata secara kolektif merupakan keniscayaan. Suatu aksi nyata diperlukan untuk penyadaran tentang pentingnya menjaga bumi. Perkembangan perkotaan yang tidak terkontrol adalah salah satu penyumbang kerusakan bumi, urbanisasi yang meningkat dan lahan perkotaan yang terbatas membuat kerusakan habitat dan lingkungan yang signifikan.

Baca Juga :  Pendatang Luar Negeri Wajib Tes Swab Antigen

“Tanpa adanya upaya yang terstruktur, kerusakan ini akan menjadi semakin parah. Untuk itu diperlukan upaya penyadaran multipihak untuk mengupayakan lingkungan yang maju, bermartabat, dan harmonis,” babar Petrus

Untuk itulah, Inisiatif Sri Pertiwi, lanjut Petrus, menginisiasi gelaran Apresiasi Seni di Kota Salatiga pada Peringatan Hari Bumi Internasional 2021. Sedangkan Inisiatif Sri Pertiwi sendiri adalah sekelompok pecinta dan pelaku berbagai bidang seni di kota Salatiga yang merespon dan mengapresiasi Hari Bumi Internasional dengan aktivitas seni berbasis budaya lokal dan masyarakat yang bertujuan untuk mengingatkan pentingnya kesadaran bahwa bumi adalah satu-satunya tempat berpijak dan menjaganya melalui ritual seni budaya yang berkelanjutan.

Acara bertajuk “Kenditan Sri Pertiwi” ini, lanjut, Petrus, dalam rilisnya, dibuat sebagai ritual seni budaya yang merespon dan mengapresiasi peringatan hari bumi internasional dengan melibatkan beberapa individu dan kelompok aktivitas kesenian. “Kenditan Sri Pertiwi dimaknai sebagai upaya menjaga Ibu Pertiwi dengan hati-hati, penuh cinta harap dengan sebuah ikatan yang kuat dan istimewa,” papar Petrus.

Baca Juga :  Bupati Kendal Monitoring Harga Sembako Di Pasar Pagi Kaliwungu

Kegiatan Kenditan Sri Pertiwi ini, lanjut Petrus, ditaja selama tiga hari dan berlangsung di tiga tempat, menyimbolkan penghargaan akan masa lalu, penghayatan masa kini, dan pengharapan untuk masa depan. “Ekspresi dan kontemplasi melalui tari, rupa-lukis-visual, musik, dan sastra akan dipersembahkan dalam ritual ini. Tidak hanya kegiatan seni, Kenditan Sri Pertiwi juga akan memuat kegiatan seminar daring dengan topik restorasi bumi,” babar Petrus.

Harapannya, ke depan, event Kenditan Sri Pertiwi ini akan ditaja secara berkala setiap tahun. Diharapkan event bisa bertumbuhkembang pada waktu-waktu selanjutnya dengan upaya-upaya nyata. “Ke depan harapannya banyak kelompok masyarakat kota Salatiga dan juga wilayah lainnya secara antusias dan bermartabat ikut berperanserta untuk menjaga, merawat dan memelihara bumi,” tandas Petrus.

Baca Juga :  Lions Club Wonosobo Dieng Bagi Bagi Takjil Untuk Buka Puasa Ramadhan

Agenda “Kenditan Sri Pertiwi” akan berlangsung, Kamis,Jumat, Sabtu, (22, 23, 24 April 2021) di 1915 Arts Koffie Huis, Dancing Mountain House, dan Cindy’s, Kota Salatiga setiap harinya akan berlangsung pukul 17:00 – 20:00 WIB.

Ada pun materi gelaran seninya: Tari: Atiek Widyati, Musik: Saung Swara, Senduro, Bonita & Adoy, teman-teman KEMUL (Kelompok Menulis Lagu), Lukis-Rupa-Visual: Tito Satriyo, Sogik Prima Yoga, komunitas Semarang Sketchwalk, arsiSKETur Indonesia, Puisi: Weslly Johannes

Narasumber seminar: Prof. Budi Widianarko, Titi Permata (Komunitas Soramata), Penutur narasi: Nicolaus Deka, dan Pengendit Sri Pertiwi: Atika Anggi Retnaningtyas

Acara ini juga akan disiarkan langsung di kanal YouTube: Tala Lestari

Narahubung: Petrus Briyanto Adi / +62 818 905040/ inisiatif.sripertiwi@gmail.com (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here