Kepala Dinas PUPR Labusel Jarang ‘Ngantor” Ternyata Bukan Sekadar Rumor

SumateraPost – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Safi’i Simbolon ST MM dalam beberapa hari terakhir ini dikeluhkan sejumlah Wartawan yang ingin mengkonfirmasi terkait pembangunan yang berada di Labusel, karena jarang berkantor.

Salah satu wartawan sumatrapost.co yang ingin menemui ke Kantor Dinas PU-PR menyesalkan sikap Kadis Safi’i Simbolon yang jarang masuk Kantor dan terkesan sulit ditemui.

Wartawan sumatrapost.co menuturkan, setiap kali pihak timnya mau berurusan ke Dinas PU-PR selalu saja Kadis Safi’i Simbolon tidak berada di kantor. Alasan beberapa staf bahwa Kepala Dinas PU-PR sementara masih keluar Daerah.

Kedatangan di Kantor Dinas PU-PR selalu saja staf Dinas PU-PR beralasan Kadis Safi’i Simbolon sementara masih diluar Daerah”.

Sementara, Kepala Dinas PU-PR Labusel, Safi’i Simbolon sendiri sampai saat ini, Rabu (11/11) belum bisa dikonformasi terkait dengan keluhan media itu, sebab Kadis tersebut selalu saja tidak ada di kantor.

Berdasarkan PP Nomor 53/2010, untuk PNS yang tidak masuk sebanyak 1-5 hari terkena sanksi ringan berupa teguran lisan, sedangkan untuk 6-10 hari berupa sanksi teguran tertulis, untuk 11-15 hari terkena sanksi pernyataan tidak puas dari pimpinan, dan yang paling berat bagi PNS yang tidak masuk sebanyak 31-46 hari atau lebih.

Sanksi dijatuhkan tergantung bobot pelanggarannya, kalau tidak masuk 31-46 hari atau lebih, sanksi hukuman disiplinnya berat. Pengenaan sanksi disiplin berat bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 31-46 hari atau lebih dalam satu tahun dan sesuai evaluasi kinerja bisa dikenakan mulai dari penurunan pangkat, penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, sampai dengan pemberhentian dengan hormat maupun dengan tidak hormat.

(H . Harahap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here