Kepala Sekolah SD Negri Puntang 1 Membantah Adanya Laporan Tatap Muka

INDRAMAYU SumateraPost.co – Kepala Sekolah SD Negeri 1 Puntang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Drs.Muhayar menjelaskan terkait perihal adanya aduan masyarakat yang melaporkan bahwa di SD Negeri 1 Puntang ini melakukan belajar langsung tatap muka selama pandemi Covid-19.

Drs, Muhayar membantah jika dalam penyelenggaraan pendidikan selama pandemi Covid-19 diselenggarakan dengan tatap muka antara guru dan murid. “Kami selalu belajar lewat Daring dan Home Laerning ditengah pandemi Covid-19, terkait aduan masyarakat itu hoaks.”Tegas Muhayar saat ditemui wartawan Rabu (24/02/2021).

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Puntang Muhayar memaparkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah terkait belajar ditengah pandemi Covid -19 ini ada beberapa point – point yang harus di laksanakan.

1.Kepala Sekolah memberikan surat tugas kepada guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah sesuai dengan kelas atau mata pelajaran yang diambil guru melalui berbagai media online.

2. Membuat surat edaran kepada orang tua tentang pelaksanaan pembelajaran di rumah atau Home Learning dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penularan virus corona di sekolah.

Baca Juga :  Polres Bogor Kota, Terjunkan 41 Polwan Awasi Pelanggar Prokes Selama Ramadhan

3. Melakukan sosialisasi kepada siswa mengenai media pembelajaran secara daring dan tata cara penggunaan media tersebut.

4. Melakukan pengendalian dan pengawasan atas pelaksanaan pembelajaran di rumah yang telah ditugaskan kepada guru.

5. Melaporkan hasil kegiatan belajar di rumah kepada dinas pendidikan dan ini menjadi tugas guru.

Adapun Tugas Guru selama pandemi Covid-19 :

1.Menyiapkan bahan pelajaran yang akan diunggah atau disebarkan kepada siswa melalui media atau aplikasi pembelajaran yang dipilih.

2.Guru menentukan media belajar yang sesuai dengan kondisi siswa agar belajar di rumah dapat berjalan secara efektif. Beberapa media yang dapat di pilih antara lain : Grup WhatsApp, Email, Google Clasroom, atau aplikasi media belajar lain rekomendasi dari Kemendikbud.

3.Guru mengunggah media pembelajaran berupa modul, tutorial, video, latihan soal, lembar kerja siswa ke media yang telah ditetapkan atau telah disepakati bersama.

Baca Juga :  Penetapan Bakal calon Kuwu Desa Cemara Kulon

4.Guru wajib memberikan penjelasan atas pertanyaan yang disampaikan siswa

5. Guru memeriksa dan melakukan evaluasi atas proses Pembelajaran daring atau belajar di rumah, ini untuk mendapatkan umpan balik hasil pembelajaran.

Tugas Orang Tua Murid selama pandemi Covid-19 :

1.Memastikan siswa melaksanakan kegiatan belajar di rumah masing-masing dan membatasi izin kegiatan di luar rumah.

2.Melakukan koordinasi dengan wali kelas, guru atau sekolah.

3.Membantu siswa menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) di rumah.

Tugas siswa selama pandemi Covid-19 :

1.Siswa mempelajari bahan atau materi mata pelajaran yang diunggah guru melalui media yang telah disepakati.

2.Siswa dapat melakukan diskusi dengan guru melalui media online jika masih ada hal yang kurang jelas dari materi yang telah diberikan.

Di tempat yang sama Ayat Faisal S.Pd selaku Guru Wali Kelas III mengatakan kami sebagai guru di sekolah SD Negeri 1 Puntang ini selalu patuh dengan aturan Pemerintah terkait kegiatan belajar dan mengajar ditengah pandemi Covid -19.

Baca Juga :  Kejari Bogor Sorot RS Lapangan, Tunggakan Alkes Rp 5,6 Miliar

Namun perihal adanya oknum masyarakat yang melaporkan sekolah kami bahwa belajar tatap muka itu tidak benar atau hoaks. Ia juga menghimbau pada oknum masyarakat tersebut agar segera melakukan klarifikasi nya kepada kami sebagai pihak sekolah.

“oknum masyarakat yang telah melaporkan bahwa ada kegiatan belajar tatap muka di SD Negeri 1 Puntang ditengah pandemi Covid-19 saya mohon agar segera klarifikasi” terangnya”

Sementara itu menurut keterangan dari Camat Losarang H. Suratno Sukarja melalui pesan WhatsApp terkonfirmasi terkait pemberitaan yang viral di media adanya laporan ke pihkanya itu tidak benar. “Yang benar ada masyarakat memberikan informasi ke call center Indramayu melalui WhatsApp, kemudian dari call center di teruskan kepada saya” ungkap Suratno Kamis (25/2/2021).

“Saya menghimbau agar kedua belah pihak segera melakukan upaya klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpaham”.Tambahnya.(Nono).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here