Ketua ABM dan Alarm Desak Kapolda dan Kapolresta Barelang Segera Menutup Galper

Sumaterapost.co | Batam – Ketua Aliansi Batam Menggugat ( ABM ), Rico yuliansyah melakukan pertemuan dengan Ketua Aliansi ALARM Indonesia Antoni beserta jajaran di salah satu kedai kopi di Batam Centre, (12-07-22).

Pertemuan antara kedua Aliansi yang berada di batam ini membahas mengenai GELPER yang di duga kuat sebagai tempat prakter perjudian dan beroperasi bebas di kota batam tanpa adanya penindakan hukum yang tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Sebelumnya, Rico Yuliansyah yang juga sebagai Aktivis Sosial dan Pemerhati kebijakan publik kota batam sudah menyuarakan aspirasinya tersebut dengan dimuat ke dalam beberapa media online, dan bahkan Dia juga sempat membuat Surat Terbuka yang ditujukan ke Kapolda Kepri di laman facebook pribadinya.

Baca Juga :  Kepri Raih WTP 12 Kali Berturut-turut dari BPK dan Dapat Penghargaan dari Kemenkeu RI

Begitupun dengan Antoni, ia juga sudah menyuarakan di beberapa media dan meminta Polda Kepri segera bergerak untuk menutup semua gelper yang melakukan praktek perjudian, Dan bahkan IA mengatakan akan melakukan aksi besar besaran jika Polda Kepri tidak segera bertindak dan menutup semua gelper tersebut.

Rico mengatakan, kalau malam ini gelper gelper yang kita suarakan tersebut masih tetap buka, Besok Rabu, (13/07/22).

“Akan kita kirimkan surat resmi ke Kapolda Langsung dan kita tembuskan ke Kapolri dan Kabareskrim. Kalau dalam minggu ini tidak tertutup juga, mungkin minggu depan kita lakukan aksi di depan Polda,” tuturnya.

Baca Juga :  Warsono: Pengadaan Pakaian Satpol PP Bintan Sudah Sah Sesuai Legalitas Koperasi

Sementara,Antoni menambahkan “Setelah kita surati Kapolda, tetapi tidak ada tindak lanjut dan gelper gelper tersebut masih beroperasi bebas, itu artinya Kapolda tidak serius mematuhi perintah Kapolri dalam telegramnya untuk memberantas segala praktek perjudian apapun bentuknya, Mungkin minggu depan kita lakukan aksi besar besaran langsung di depan Polda Kepri,” cetusnya.

Di tempat yang sama, Panglima Melayu ALARM, Abdul Razak menambahkan “Kita tidak main main dalam hal ini. Ini akan kita suarakan sampai semua gelper yang terindikasi judi di kota batam ini tutup semua. Judi itu sangat merusak ke masyarakat, Rumah Tangga bisa hancur gara gara judi karena kekalahan yang disebabkan perjudian,” tegas pria yang biasa dipanggil Razak ini.

Baca Juga :  Warsono: Pengadaan Pakaian Satpol PP Bintan Sudah Sah Sesuai Legalitas Koperasi

“Mengenai demo, jangan ditanya apakah demo atau tidak ya mas. Besok Ketua ABM & ALARM akan surati Kapolda dulu, terus kita lihat dalam minggu ini, gelper itu tutup atau tidak. Kalau gak tutup juga, barulah kita lakukan aksi besar besaran sebagaimana yang sudah disebutkan oleh ketua kita,” tutup razak.

Fjk-batam