Ketua KPU Lambar Lepas Jalan Sehat Sadar Pilkada Serentak 2018

Sumaterapost – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lambar Imtizal S.Sos  melepas Jalan Sehat Sadar Pilkada serentak Ta. 2018 dengan Start Lapangan Merdeka Liwa Finis KPUD Kabupaten Lambar  yang di ikuti sekitar 100 Orang, minggu 29/10.

Acara tersebut  dihadiri Sekertaris KPU Kab Lampung Barat Munandar, S.Sos. Kasdim 0422/LB. Mayor ARM Muskardi, Komusioner KPU Lambar. Anggota KPUD Lambar dan masyarakat Lambar.

Sambutan ketua KPUD Kabupaten Lambar Imtizal, S. Sos membacakan amanat KPU RI diantaranya ;
Pemilihan Gubermur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota secara langsung merupakan perwujudan demokrasi di tingkat lokal. Ruang kontestasi dan partisipasi politik dibuka seluas-luasnya dengan harapan terpilihnya pemimpin daerah yang memiliki kompetensi, kapabilitas, integritas dan akseptabilitas.

Era otonomi daerah membutuhkan pemimpin yang tidak saja memiliki kreativitas dan inovasi dalam membangun daerah, tetapi juga mendapat kepercayaan dan dukungan dari rakyatnya.

Pemilihan serentak 2018 merupakan pemilihan serentak gelombang ke-3 setelah dimulainya pemilihan serentak pada tahun 2015. Terdapat 171 daerah yang akan mengikuti pemilihan serentak tahun 2018, terdiri dari 17 Provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Karena penyelenggaraan pemilihan serentak 2018 beriringan dengan Pemilu Serentak 2019, maka tak dapat dipungkiri, suhu politik akan lebih hangat dibanding pemilihan serentak pada tahun 2015 dan tahun 2017.

Karena itu, penyelenggara pemilu di semua tingkatan harus mengelola setiap tahapan secara profesional dan berintegritas. Berikan pelayanan yang adil dan setara kepada semua peseria pemilihan.

Disamping melayani peserta pemilihan, tugas penting dan paling fundamental dari penyelenggara pemilu adalah melayani pemilih agar mereka dapat menunaikan hak konstitusionalnya secara rasional, cerdas, mandiri dan penuh tanggung jawab. Pastikan pemilih yang sudah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) tercatat dalam daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT).

Ingat! Pemilihan serentak merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, jangan sampai kedaulatan rakyat dalam menyeleksi pemimpinnya terdistorsi dan terciderai oleh aspek-aspek prosedural dan teknis yang tidak terkelola secara profesional dan bertanggungjawab.

Pelayanan pemilih tidak hanya pada pemungutan suara. Pelayanan terhadap pemilih harus menjiwai keseluruhan tahapan pemilihan. Pemilih membutuhkan informasi, sosialisasi dan pendidikan kepemiluan yang memadai dan berkualitas untuk membangun kapasitas pemilih.

Kapasitas pemilih yang mumpuni diperlukan agar pilihan pemilih tegak lurus dengan tujuan Pemilihan dalam rangka mendapakan pemimpin yang kompeten dan bertanggung jawab untuk mengurus urusan publik. Tanpa kapasitas yang memadai, pilihan pemilih dapat saja dibelokkan oleh aspek-aspek yang artifisial seperti primordialisme, informmasi yang bersifat bohong atau hoax, dan politik uang.

Gerak Jalan Sadar Pemilihan Serentak 2018 yang kita gelar hari ini bukan agenda sesaat dan seremonial belaka. Ini merupakan pijakan awal untuk membangun Gerakan Sadar Pemilu (GSP) secara berkelanjutan. Kita menginginkan semua elemen bangsa bersinergi, berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyadarkan publik bahwa Pemilu/Pemilihan sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat adalah sesuatu yang penting bagi kehidupan mereka.

Tugas kita bersama menyadarkan publik bahwa pilihan mereka dibilik suara yang hanya 5 menit akan memengaruhi kebijakan politik di daerah tersebut untuk lima tahun ke depan. Pemberian suara adalah sesuatu yang sakral dan fundamental dalam negara demokrasi. Suara yang dituangkan dalam bentuk coblosan di surat suara merupakan bentuk perpindahan kekuasaan dari pemilih sebagai pemegang kedaulatan atas negara/daerah kepada peserta Pemilihan yang akan bertanggung jawab untuk mengurus dan melayani rakyat dengan sebaik-baiknya. Karena itu jangan pernah nodai suaraMU dengan urusan yang remeh dan tak bernilai. Sudah saatnya kita sebagai pemilih menggunakan hak dengan penuh tanggung jawab. (aep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here