Sumaterapost.co | Lampung Timur – Pelaksanaan pekerjaan P3A TGAI tahun 2023. Yang dilakukan secara swakelola Oleh ketua P3A gabungan Desa Siraman kecamatan Pekalongan terindikasi menyalahi Aturan juknis dan juklak.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut belum ada perintah dari Tim pendamping Masyarakat (TPM) ketua p3A belum menerima gambar konstruksi sudah melakukan kegiatan percetakan ( precast) .untuk dinding dan lantai irigasi.
Informasi di dapatkan oleh pihak media dari salah satu ketua p3A kecamatan pekalongan yang juga menerima pekerjaan tersebut yang enggan disebutkan namanya mengatakan.
“Pekerjaan di desa Siraman saat ini hentikan oleh TPM karena belum ada perintah dari pihak balai mengenai gambar konstruksi dan juknisnya sudah dikerjakan sama p3Anya,” ungkapnya,jum’at (09/06/2023)
“Makanya untuk sementara pekerjaan pak Latif dihentikan, oleh TPM, Laa wong belum ada gambar kok sudah memulai kerjaan” tambahnya
Sa,at di konfirmasi oleh pihak media Latif selaku ketua P3A Desa Siraman menyanggah hal tersebut” makanya saya hentikan pekerjaannya karna dana belum ada yang cair, dan mana mungkin saya kerjakan kalau belum ada perintah dan gambarnya” sanggah Latif
“Untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan kepada Novi selakau TPM atau pak Angga dari Balai” sambung Latif
Sangat disayangkan adanya bantuan tersebut diduga dikerjakan dengan asal asalan oleh ketua P3a desa siraman yang juga sebagai ketua Gabungan kecamatan pekalongan
Diwaktu yang sama kami saat kami melakukan kontrol sosial di lapangan kami konfirmasi dengan pengawas balai besar propinsi Lampung selaku KMB Angga melalui via WhatsApp sampai saat ini belum ada konfirmasi mengenai pekerjaan yang di tangani oleh ketua p3a latip sampai berita ini tayang.
Kami mengharapkan kepada pihak APH (Aparatur penegak hukum) dilampung timur untuk melakukan croscek mengenai.permasalahan ini.
Diketahui kecamatan Pekalongan sendiri ada delapan desa yang mendapatkan pekerjaan percetakan precast dari Balai Besar propinsi Lampung.
Diantaranya desa Siraman, Tulus rejo, Ganti Mulyo, Ganti warno, Adirejo, Wonosari , kali Bening dan Gondang rejo.(tim)




