Keunggulan Vaksin Covid Merah Putih Buatan UNAIR

SumateraPost  –  Salah satu vaksin Covid yang akan digunakan untuk memberantas virus corona adalah vaksin Merah Putih. Dari namanya saja sudah diketahui jika vaksin ini merupakan buatan Indonesia. Rencananya vaksin ini akan mulai melakukan uji klinis pada tahun 2021. Vaksin merah putih disebut-sebut lebih unggul dari vaksin buatan luar negeri. Lantas, apa saja keunggulannya? Simak penjelasannya dibawah ini.

Keunggulan Vaksin Covid Merah Putih

Saat ini Indonesia menempuh dua jalur dalam memperoleh vaksin Covid-19. Yang pertama adalah jangka pendek yakni bekerja sama dengan perusahaan asing dalam pengadaan vaksin seperti Sinovac dari China dan G42/Sinopharm kolaborasi antara Uni Emirat Arab dan China. Sedangkan jalur kedua adalah membuat vaksin Covid-19 sendiri di dalam negeri, salah satunya seperti UNAIR dengan vaksin Merah Putih. Vaksin ini akan melalui tahap uji klinis pada tahun awal 2021 dan diproduksi pada Desember 2021. Vaksin ini juga disebut lebih unggul dan aman dibanding vaksin buatan luar negeri. Tidak hanya UNAIR, pengembangan vaksin merah putih juga melibatkan berbagai pihak lain seperti Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Universitas Indonesia (UI) dan Bio Farma.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa salah satu keunggulan vaksin merah putih adalah sampel virus yang digunakan. Sampel virus yang digunakan dalam vaksin ini adalah virus Covid-19 yang ada dan bersirkulasi di Indonesia. Dengan keunggulan ini Bambang juga berharap vaksin merah putih memiliki tingkat keamanan dan kemanjuran yang lebih tinggi dibanding vaksin buatan luar negeri.
Vaksin ini juga diharapkan bisa menolong perekonomian dalam negeri. Hal ini berkaitan dengan pemerintah yang tidak harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendatangkan atau membeli vaksin Covid-19 dari luar negeri. Pemerintah lebih menghemat karena harga vaksin ini jauh lebih murah. Vaksin merah putih juga bisa menjadi pilihan agar Indonesia bisa tampil mandiri. Menurut Ali Ghufron Mukti, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kemenristek, vaksin ini dibuat agar menjadi simbol kemandirian bangsa.

Cerminan Kemajuan Ilmu Pengetahuan Indonesia

Vaksin ini juga bisa menjadi cerminan tentang kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang dilakukan oleh peneliti-peneliti di dalam negeri. Meskipun dituntut untuk bekerja lebih cepat, para peneliti yang terlibat tidak boleh mengabaikan prinsip keamanan. Para peneliti juga harus memastikan efektivitas vaksin dalam melindungi seseorang dari Covid-19 dan tidak memberikan efek samping yang berarti dan berbahaya.

Saat ini proses pengembangan vaksin merah putih masih menunggu ekspresi protein rekombinan yang nantinya menjadi antigen di dalam vaksin. Perlu diketahui bahwa vaksin ini dikembangkan dengan menggunakan platform seperti DNA, RNA, dan protein rekombinan. Berbeda dengan vaksin lain yang dikembangkan dengan metode inactivated virus maupun mRNA. Dengan protein rekombinan membuat vaksin merah putih menjadi lebih aman meskipun membutuhkan waktu yang lebih panjang.

Vaksin merah putih juga diklaim murah. Menurut Bambang, vaksin ini kemungkinan dibanderol sekitar Rp. 71.000 per dosis. Harga ini hanya ditetapkan berdasarkan biaya produksi sehingga murah. Biaya distribusi sudah ditanggung oleh Kemenkes melalui APBN. Meskipun produksi dalam negeri, vaksin ini juga harus melalui berbagai tahapan sebelum sampai ke masyarakat. Salah satunya adalah izin BPOM untuk memastikan keamanan dan keefektifan vaksin. Selain itu, jangka waktu vaksin dalam melindungi seseorang dari Covid-19 dan efek samping juga sangat diperhatikan.

Memperkuat imunitas tubuh di masa pandemi seperti ini penting untuk dilakukan. Salah satu caranya yaitu mengonsumsi vitamin dan selalu menjaga kesehatan. Mengenai apa saja vitamin yang akan dikonsumsi bisa lebih dahulu konsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Selain itu, Anda juga bisa membaca berbagai informasi kesehatan dan gaya hidup yang akurat dan terpercaya di Halodoc.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here