Kliennya Divonis Bebas, Kuasa Hukum Terdakwa Pencurian Sambut Baik Putusan PN Stabat

SumateraPost, Binjai – Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya memvonis bebas Edi Aritha Sitepu alias Doyok (37), terdakwa dalam perkara tindak pidana pencurian, Senin (15/12/2020).

Vonis bebas itu diberikan setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat menyatakan warga Dusun Mawar, Desa Padangbrahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat ini, tidak terbukti terlibat dalam perkara pencurian yang didakwakan kepadanya.

Menyikapi hal itu, Kuasa Hukum Edi Aritha Sitepu, Oscar Leonardo Tampubolon SH dan Arifach Nurjanah SH, menyambut baik putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat yang diketuai Andriyansyah SH, berikut Dr Edy Siong SH MHum dan Yusrizal SH MH selaku hakim anggota, serta Panitera Pengganti, Artanta Sihombing SH.

Apalagi mereka menilai, Putusan Pengadilan Negeri Stabat Nomor: 837/Pid.B/2020/PN Stabat tertanggal 15 Desember 2020, sudah tepat, serta menjunjungtinggi rasa kemanusiaan dan keadilan hukum.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Pengadilan Negeri Stabat, karena mengambil keputusan dengan adil, serta telah memulihkan hak-hak, kedudukan, harkat, dan martabat klien kami. Di sini jelas, bahwa klien kami tidak benar melakukan pencurian itu,” ujar Oscar, saat ditemui wartawan di Kota Binjai, Rabu (23/12/2020).

Senada dengan hal itu, Arifach Nurjanah SH juga mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat. Sebab dia menanggap, putusan tersebut memang sesuai dengan fakta hukum yang sebenarnya.

Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat. Sebab pada Senin, 21 Desember kemarin, atau enam hari sejak putusan ini ditetapkan, maka klien kami, Edi Aritha Sitepu, dibebaskan dari tahanan, karena tidak terbukti secara sah melakukan pencurian,” ungkapnya.

Seperti diketahui, berdasarkan petikan Putusan Pengadilan Negeri Stabat Nomor: 837/Pid.B/2020/PN Stabat tertanggal 15 Desember 2020, dinyatakan terdakwa Edi Arihta Sitepu alias Doyok tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana yang didakwakan sebelumnya.

Atas putusan itu pula, Pengadilan Negeri Stabat memutuskan membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum, memerintahkan agar terdakwa dibebaskan dari tahanan setelah putusan diucapkan, memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan harkat, dan martabatnya, menetapkan barang bukti berupa 1 buah kotak Hp Merk Oppo A37 serta 1 buah dompet berwarna hitam dikembalikan kepada saksi AZ, serta membebankan biaya perkara kepada negara.

Sebelum menjalani proses persidangan, terdakwa Adi Aritha Sitepu awalnya dituduh melakukan aksi pencurian di Dusun Pasar VII Payajambu, Desa Tanjungmerahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada 19 Juli 2020.

Akibat tuduhan itu, pria bertato itu pun menjadi sasaran pengeroyokan warga dan menjalani proses hukum.

Namun setelah menjalani masa tahanan selama lima bulan, Edi Aritha Sitepu akhirnya divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Stabat, karena tidak terbukti melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana yang didakwakan kepadanya. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here