Komunitas Sahabat Difabel dan Roemah D, Gelar Syukuran Ulang Tahun dan Buka Bersama

Buku Roemah D - Desainer Anne Avantie foto bersama menunjukkan buku bertajuk : Merajut Kisah di Roemah D ( Christian Saputro)

SumateraPost, Semarang – Komunitas Sahabat Difabel (KSD) dan Roemah Difabel (RD) Semarang menggelar acara syukuran dan buka bersama di Warung N’deso Anne Avantie D’Kambodja, Komplek Museum Mandala Bhakti, Semarang, Rabu (14/4).

KSD yang memperingati HUT ke -7 dan Roemah D ke-4, karena momen syukuran ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, syukuran momen sekaligus digelar dalam acara buka bersama. Helat syukuran dan buka bersama ini selain dihadiri para founder, pengurus, anggota KSD dan RD juga dihadiri para relawan dan tamu undangan. Nampak hadir antara lain; Noviana Dibyantari, Lani Setyadi,Florencia Hertinawati,Anne Avantie, Hardhono Susanto, Grace W , Susanto, Suwito, Agus Budi Santoso,Rahmat Wedw, Yanti, Bang Odi, Tri Sugiharto, dan Swieta Ingrid Hapsari.

Foto Bersama – Dipenghujung gelaran syukuran dan bukber a
founder, pengurus, anggota, relawan KSD dan Roemah D seta donatur foto bersama mengekalkan tali kasih dan silaturahmi. (Christian Saputro)

Lani Setyadi, salah satu founder KSD, dalam sambutannya, mengatakan, tak terasa sudah 7 tahun KSD dan 4 tahun RD berkiprah. Lani berharap kehadiran KSD dan RD bermanfaat bagi sahabat-sahabat difabel. “Semoga kehadiran KSD dan RD bisa membantu sahabat-sahabat untuk terus beraktifitas, kreatif dan mandiri. Bisa bersama-sama berkiprah dan berbagi sehingga bisa menjadi sahabat difabel yang mandiri dan tangguh,” ujar Lani Setyadi.

Hal senada juga diungkapkan Hardhono Susanto, tak terasa sudah 7 tahun KSD dan 4 tahun Roemah D berkiprah menjadi keluarga besar sahabat difabel. “Harapannya ke depan KSD dan Roemah D kiprahnya makin eksis dan berbuag berkah bagi sahabat difabel,” ujar Hardono yang dengan sukarela rumah keluarganya di jadikan markas KSD dan RD.

Baca Juga :  Meski di Guyur Hujan Petugas Tetap Laksanakan Penyekatan di Tol Kalikangkung

Designer Anne Avantie yang sempat hadir dalam gelaran syukuran dan bukber itu juga mengucapkan selamat hari ulangtahun untuk KSD dan RD. “Jadikan KSD dan Roemah D tempat bersama untuk berbagi kasih, ilmu dan kebahagian. Ke depan KSD dan Roemah D makin bermanfaat bagi sahabat difabel,” ujar Anne Avantie yang juga owner Warung N’deso D’Kambodja.

Di tempat terpisah, Founder Roemah D, Noviana Dibyantari, mengatakan, merasa bersyukur KSD dan Roemah D terus bertumbuhkembang. KSD dan RD dalam kiprahnya melatih sahabat difabel dengan bantuan para relawan bisa membekali anggota agar siap melangkah ke masyarakat sebagai pribadi yang tangguh mandiri dan berkarya. “Semoga ke depan semakin banyak relawan yang mau bpeduli, dan berkiprah berbagi ilmu di Roemah D,” ujar bunda Novi panggilan karibnya.

Lebih lanjut, Bunda Novi, juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak selama ini telah mendukung dan menjadi donatur dari KSD maupun Roemah D. Bunda Novi berharap ke depan Roemah D bisa segera memiliki asrama yang bisa menampung sahabat difabel yang sudah tidak punya orang tua dan keluarga. Selain itu, juga sahabat difabel yang ada dipelosok daerah yang belum pernah mendapatkan akses pelatihan dan pemberdayaan agar mereka bisa mandiri secara finansial tidak tergantung orang lain. “Mohon doa dan dukungannya agar rencana ini bisa segera terealisir. Muaranya agar kiprah Roemah D makin nyata dan bisa dirasakan juga dari sahabat difabel yang ada dipelosok-pelosok daerah,” harap bunda Novi.

Baca Juga :  Tak Kenal Waktu, Anggota Koramil 23/Karangtengah Himbau Warga Terapkan Protkes

Sementara itu, Yeni Endah, salah satu anggota KSD, mengaku sangat senang bisa silaturahmi dengan teman-teman KSD dan Roemah D dalam gelaran syukuran HUT dan buka bersama. Yeni Endah yang bergabung di KSD di akhir Desember 2016 hingga saat ini mengaku banyak belajar lebih mandiri menjadi difabel yang tangguh, melakukan sesuatu di luar zona nyaman, mempunyai banyak teman baru, menambah pengalaman baru. “Setelah bergabung di KSD, saya merasakan banyak pengalaman baru , termasuk bertemu orang-orang yang selama ini hanya bisa saya lihat dilayar televisi,” imbuhnya.

Yeni Endah berharap KSD selalu menjadi sahabat dan pendamping bagi para difabel untuk bertumbuhkembang mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera. “Semoga Roemah Difabel, selalu menjadi tempat untuk para difabel berkarya, berkreasi dan meraih prestasi. Selamat ulang tahun Komunitas Sahabat Difabel yang ke-7 dan Roemah Difabel yang ke-4,” pungkas Yeni yang merupakan salah penulis produktif kebanggaan KSD dan RD.

Baca Juga :  Putus Penyebaran Covid-19, Koramil 14/Jatisrono Gelar Ops Gakplin Protkes

Peluncuran Buku Roemah D

Sebelumnya masih dalam rangka HUT KSD dan Roemah D, digelar peluncuran dan diskusi buku bertajuk: “Merangkai Kisah di Roemah D”via Zoom, Sabtu (3/4) lalu. Peluncuran buku “Merangkai Kisah Roemah D” yang dieditori Yanti ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan itu, Gubernur sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan KSD dan Roemah D menerbitkan buku yang sangat menginginpirasi ini. Setiap membaca kebaikan, lanjut Ganjar, atau melihat proses terciptanya kebaikan akan selalu menambah energi positif bagi kehidupan kita. “Buku ini menyajikan keduanya, cerita dan proses terciptanya kebaikan dari orang-orang baik. Buku ini terlalu sayang jika hanya dibaca sebagian,” pesannya. Pada gelaran peluncuran dan diskusi buku yang berjalan gayeng itu, Gubernur, menyempatkan menyapa satu persatu peserta diskusi. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here