Konfirmasi Tentang Pompa Air Irigasi Bantuan Dana Covid-19, Kadis PPPK Kota Pangsa Tidak Ditempat

Langsa, SumateraPost – Menyangkut Proyek Irigasi Perpompaan Besar Gampong (Desa) Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, yang baru saja selesai di kerjakan oleh pihak rekanan pelaksana CV NAISYA Langsa pada akhir Desember 2020 lalu belum di uji kelayakan Operasionalnya, tetapi salah seorang staf Dinas yang tersebut sudah dilaksanakan operasionalnya air keluar seperti diharapkan dan baru satu mesin pompa yang di aktifkan kalau kedua mesin di aktifkan akan lebih kencang lagi airnya keluar.

Proyek yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan Belajar Kota (APBK) Kota Langsa Bantuan Covid-19 tahun 2020, menurut warga tidak seperti yang di harapkan warga Gampong Batee Puteh.

Proyek dengan nomor kontrak 045/SPPBK/DPPKP/APBK-Covid-19/X/2020, tanggal, 26 Oktober 2020 ini dipasang pipa isap air dari sungai lebih kecil dari pada pipa pengeluaran air, menurut warga pada saat uji coba air tidak tersedot dengan baik di kuatirkan proyek ini akan terlantar, media ini belum mendapatkan penjelasan yang akurat dari Dinas tersebut.

Baca Juga :  Nasabah Bumiputera Langsa Tuntut Klaem Segera Dibayar

Beberapa hari lalu, Geuchik (Kepala Desa) Gampong (Desa) Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, zulfizam, kepada Sumatera Post.co, disalah satu warung kopi Gampong setempat, mengatakan dokumen serah terima proyek belum di tanda tangani, karena pipa isap air tidak seperti yang di inginkan nya dan rekanan pun tidak pernah bertemu dengannya hanya staf dari pihak rekanan yang selalu bertemunya, ” saya sudah bilang ke stafnya suruh pimpinan perusahaan ketemu dengan saya, tapi tak pernah mau datang, maka dokumen serah terima tidak mau saya tanda tangani, katanya takut nanti bermasalah di kemudian hari.

Baca Juga :  Masih Kurangnya Prasarana Pendukung, Dayah Madinatuddiniyah Darussalam Harap Bantuan Pemerintah

Proyek Pembangunan Irigasi Perpompaan Besar ini perlu dipertanyakan kualitas mesin isap air jangan-jangan mesin berkapasitas kecil, saat sumatera Post.co melihat lokasi letak proyek tersebut pintu gedung tempat letak mesin terkunci rapat.

Proyek yang menelan biaya sebesar Rp.653.900.000, bersumber dana dari APBK Bantuan Covid-19 di bawah tanggungjawab Dinas Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kelautan Kota Langsa ini perlu di uji coba pengunaannya, apakah air yang disedot dapat mengaliri sawah- sawah yang ada di Gampong tersebut, jika tidak proyek Perpompaan Besar untuk Irigasi akan sia-sia dan tidak dapat di manfaatkan oleh warga Gampong setempat yang mayoritas penduduknya petani sawah.

Baca Juga :  Latte one Laksanakan fashion Betta Fish Ikan Cupang

Untuk memperoleh informasi tentang proyek ini, Sumatera Post.co. Kamis, 14 Januari 2021 mendatangi Kantor Dinas Pangan, pertanian, Perkebunan, perikanan, Kota Langsa, hendak konfirmasi. kepala Dinas tak berada di Kantornya, saat media ini minta nomor kontak kadis kepada stafnya, mereka menjawab tidak berani kasih, saat ditanya apa ada perintah bawah nomor kontak Kadis tidak boleh berikan kepada media, dijawab tidak ada, jika nomor kontak kadis saja tidak boleh di berikan kepada media sangat sulit jika ada konfirmasi.(Mustafa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here